Rusman: “Satu Kata, Spektakuler”


KM. Sukamulia - "Hampir saya tidak bisa berkata-kata hari ini karena betapa luar biasa dan satu kata: SPEKTAKULER", ungkap Kepala DIKBUD Provinsi NTB (Rusman, SH., MH) pada awal sambutan selaku pejabat yang mewakili Pemerintah Provinsi NTB dalam Opening Ceremony Even Pesona Budaya II Desa Pengadangan yang diselenggarakan pada tanggal 30 Oktober 2019.

Mewakili Pemprov NTB, Kepala DIKBUD NTB mendapatkan sedikit waktu untuk  menyampaikan kata-kata sambutan pada Opening Ceremony Even Pesona Budaya II Desa Pengadangan. Padatnya rangkaian acara tersebut membuat beliau diberikan sedikit kesempatan untuk berbicara di depan segenap hadirin yang memadati lokasi kegiatan tersebut.

Setidaknya laki-laki kelahiran Peraya itu menyampaikan kata-kata sambutannya dalam waktu 4 menit 20 detik. Waktu yang begitu singkat itu dimanfaatkan sedemikian rupa hanya untuk mengungkapkan bahwa Even Pesona Budaya II Desa Pengadangan sungguh luar biasa dan SPEKTAKULER.

Ungkapan yang disampaikannya itu membuat hadirin di tempat itu berteriak bangga seraya bertepuk tangan dengan penuh semangat dan kegembiraan.

Pada kesempatan yang sangat singkat itu beliau juga menyampaikan rasa kebanggannya atas segenap rangkaian acara Opening Ceremony Even Pesona Budaya II Desa Pengadangan.

"Apa yang saya saksikan, ketika tadi betapa banyak dari awal tadi kegiatannya luar biasa, dulang-dulang begitu datang dari empat penjuru angin", pungkas Rusman dengan semangat berapi-api.

"Yang kedua adalah betapa luar biasa wajah kebahagiaan, wajah yang berbudaya, wajah yang sangat santun semua saya tangkap yang ada di sini dalam satu nafas, yaitu; kebersamaan, gotongroyong, kebahagiian, dan inilah kedamaian itu", sambungnya dengan suara bernada penuh bangga.

Patutlah beliau mengungkapkan hal itu sebab segenap rangkaian Opening Ceremony Even Pesona Budaya II Desa Pengadangan menghadirkan hal yang jauh lebih dagsyat dari Even Pesona Gumi Selaparang atau even-even pariwisata budaya lainnya yang pernah diselenggarakan oleh pemerintah daerah dan masyarakat Lombok Timur dalam beberapa kurun waktu.


Tidak hanya beliau yang mengungkapkan pujian dan rasa bangga terhadap penyelenggara even tersebut. Kadispar Lotim (Dr. Mugni), Staf Ahli Pesona Indonesia (Taufan Rahmadi) dan hampir segenap penyaksi acara tersebut juga mengatakan hal senada.

Meski tanpa kehadiran Bupati dan Wakil Bupati Lotim, Gubernur dan Wakil Gubernur NTB yang salah satunya teramat sangat diharapkan untuk ikut berbaur menyaksikan even yang sangat sakral itu, namun acara tersebut berjalan dengan hikmat, meriah, sakral dan dipenuhi wajah kebahagiaan.

Kesuksesan Even Pesona Budaya II Desa Pengadangan menghipnotis publik haruslah dijadikan sebagai catatan penting oleh pihak Pemda Lotim dan Pemprov NTB untuk kedepannya dapat melaksanakan even yang lebih spektakuler dari pada Pesona Budaya II Pengadangan yang diselenggarakan oleh kalangan bertarap desa yang dibantu oleh para pegiat wisata Lotim yang tidak pernah merasa lelah melakukan gebrakan dalam dunia kepariwisataan demi mengharumkan daerah mereka.

Pada ahir sambutannya, Kadis Dikbut NTB berharap supaya masyarakat Desa Pengadangan senantiasa melestarikan budaya setempat sebagai khazanah dan kekayaan bangsa serta sebagai identitas atau jati diri sebagai Bangsa Sasak yang sejati.

"Lestarikanlah dan ini adalah khazanah kita, kekayaan kita, dan inilah kita yang sangat berbudaya".

"Mudah-mudahan pada even-even berikutnya, menangkap cerita baik, menjadi praktek baik, dan kita ceritakan kepada dunia bahwa Pengadangan adalah masyarakat yang berbudaya, sekaligus masyarakat yang taat beragama", harap Kadis Dikbud NTB itu.
_By. Asri The Gila_

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru