Melestarikan Budaya Melalui Permainan Tradisional

Dompu 09 Agustus 2019. Indonesia yang kaya akan berbagai budaya dan alamnnya tentu saja menyimpan keunikan tersendiri dibanding negara lain. Salah satunya menyangkut berbagai permainan tradisional yang pernah ada. Kab. Dompu juga menyimpan berbagai macam permainan tradisional seperti Mpa'a Tapa Gala, Mpa'a Kadopa dan Mpa'a-mpa'a yang lainnya. Sayangnya permainan tradisional itu kini hanya menjadi kenangan dan jarang dimaikan oleh anak-anak masa kini.

Beberapa pekan terakir panitia sudah merancang dan mempersiapkan dengan matang permainan tradisional yang akan dimainkan dan dikenalkan kembali. Beberapa dari permainan itu adalah Mpa’a Tapa Gala dan Mpa’a Kadopa.

SMK We SAVE CREATIVE INTERNATIONAL ISLAMIC SCHOOL mengenalkan kembali permainan tradisional ini lewat festival Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 74. Khususnya permainan Mpa’a Tapa Gala dan Mpa’a Kadopa. Permaian ini bertujuan untuk melatih motorik anak. Biasanya dalam permainan ini ada 2 team yang bertanding masing-masing kelompok terdiri dari 4 orang.

SMK We SAVE CREATIVE INTERNATIONAL ISLAMIC SCHOOL membuat dobrakan baru dan merubah pandangan masyarakat tentang sekolah swasta. Sekolah swasta yang di anak tirikan kini masyarakat sudah bisa menerimanya.

“Tujuan kami mengadakan Lomba Tradisional ini untuk mengenalkan kembali budaya yang terpinggirkan oleh permainan Modern (Smartphone) juga bertujuan untuk melestarikan budaya Bumi Nggahi Rawi Pahu” Ujar Ketua Paniti

Dalam kesempatan yang sama melalui sambutan Kepala Sekolah SMK We SAVE CREATIVE INTERNATIONAL ISLAMIC SCHOOL mengajak masyarakat Baka Jaya dan Sekitarnya untuk mendukung dan mensukseskan kegiatan Permainan Tradisional ini juga memperkenalkan sekolah baru tersebut dan mengajak Masyarakat supaya bisa mendaftarkan anak-anaknya di sekolah tersebut.

Sekolah baru dengan ikon PENDIDIKAN BERBASIS SAMPAH memiliki Visi-Misi yang sangat berbeda dengan sekolah-sekolah lainnya. MENCETAK MANUSIA YANG BERMANFAAT UNTUK MANUSIA LAIN sebagai Visinya sedangkan IMAN ILMU AMAL adalah Misinya dan SEBARKAN KEBAIKAN BAGIKAN KEBAHAGIAAN adalah Moto sekolah. Kini sekolah ini bisa diterima baik oleh Masyarakat dan Warganya.

“Kami sangat berterimakasi kepada SMK We SAVE CREATIVE INTERNATIONAL ISLAMIC SCHOOL yang sudah mengadakan Permainan Tradisional di desa kami desa Baka Jaya dan kami akan berusaha merekomendasikan kepada Warga Baka Jaya dan sekitarnya untuk bisa memasukan ankak-anaknya di SMK ini” Ujar Kepala Desa Baka Jaya.

PENDIDIKAN BERBASIS SAMPAH


Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru