Rimpu Jilbabnya Dou Mbojo

KM TNC. Selain keindahan alam yang mengundang decak kagum, Provinsi NTB juga memiliki bahasa yang unik di setiap daerahnya, seperti di pulau Lombok dengan bahasa sasak, pulau Sumbawa dengan bahasa Sumbawa (basa samawa) dan bahasa bima (nggahi mbojo).

Tak hanya itu, budaya dan adat istiadatnya juga ikut menarik perhatian bagi para wisatawan, salah satunya adalah Rimpu dari Bima.

Rimpu merupakan salah satu jenis pakaian adat bagi masyarakat bima (dou mbojo) yang diperuntukan bagi wanita beragama islam.

Rimpu adalah sejenis jilbab yang bertujuan untuk menutup aurat bagi wanita muslim, sebagaimana yang dianjurkan oleh rasulullah atas perintah Allah.

Dalam memakai rimpu, dibutuhkan dua lembar kain sarung. Dimana kain sarung pertama untuk bawahan yang dikenakan seperti lelaki memakai sarung atau melipatkan sarung sampai pinggang (katente), dan satunya lagi untuk atasan seperti mengenakan jilbab.

Kain sarung yang digunakan pun merupakan hasil tenun khas dari Bima, dengan menggunakan alat tenun manual, yang dimana dalam proses pembuatan satu kain sarung saja bisa membutuhkan waktu sampai setengah tahun. Harganya pun lumayan, berkisar 150rb keatas, tergantung jenisnya.

Jenisnya sendiri, ada sarung (tembe) nggoli, tembe salungka, tembe renda, tembe masarai, dan lain sebagainya. Tapi yang agak murah juga ada. Bahan pun sangat adem dan lembut.

Rimpu sendiri terdiri dari dua jenis, yaitu pertama rimpu cili/mpida untuk wanita remaja dan yang belum menikah, dan yang kedua rimpu colo untuk wanita yang sudah menikah.

Rimpu cili/mpida diperuntukan bagi remaja atau wanita yang belum menikah, bermakna bahwa seorang wanita yang belum menikah sebaiknya menutup aurat kecuali kedua matanya, seperti memakai niqab.

Rimpu colo dikhususkan bagi wanita muslim yang sudah menikah, pemakaiannya pun sama seperti jilbab pada umumnya, menutup aurat kecuali wajah.

Rimpu merupakan salah satu tradisi yang harus dijaga dan dilestarikan, selain untuk mempertahankan kearifan local dari Bima, juga mengajarkan pada kita terutama wanita akan pentingnya dalam menutup aurat yang baik dan benar untuk menjaga diri dan agar lebih dihormati orang lain.

Bagi anda yang ingin mendapatkan kain tenun Bima bisa dating dan kunjungi sentral tenun yang ada di Keluarahan Rabadompu dan Kelurahan Ntobo selain membeli bisa juga dapat melihat langsung proses pembuatannya/menenunnya. Alamsyah

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru