Nilai Pancasila Dalam Falsafah Maja Labo Dahu

Pada tulisan sebelumnya, saya menguraikan tentang Maja Labo Dahu sebagai pancasila bagi Dou Mbojo yang mencakup beberapa nilai falsafah yang berkaitan dengan aspek nilai pancasila seperti Su'u Sawa'u Sia Sawale, Nggahi Rawi Pahu, Tohompa ra Nahu Sura Dou Labo Dana serta nilai dari kata Maja dan Dahu itu sendiri.

Aspek dan nilai ketuhanan dalam Maja Labo Dahu menjadi pangkal dalam sikap hidup karena manifestasi iman dan taqwa tercermin di dalamnya. Rasa Malu dan takut adalah sebagian daripada iman yang dikenal dengan Al Hayya u wal taqwa minal iman. Ungkapan itu bermakna bahwa malu dan takut hanya kepada Allah. Sikap itu akan melahirkan pirbadi yang berani karena benar. dan takut karena salah.

Manusia yang Maja Labo Dahu adalah manusia yang senantiasa menjalin hubungan baik( hablum minan nas) yang tercermin dalam nilai kemanusiaan yang adil dan beradab. Anwar Hasnun menulis, ada empat aspek hubungan yang senantiasa diikat oleh nilai Maja Labo Dahu yaitu hubungan manusia dengan dirinya( self introspection), hubungan antar sesama manusia, hubungan manusia dengan alam lingkungan dan hubungan manusia dengan Allah( Hablum Minallah).

Manusia yang Maja Labo Dahu adalah manusia yang senantiasa menjaga keutuhan hubungan dengan manusia lainnya. Mereka akan senantiasa mengikat silaturahmi untuk persatuan dan kesatuan.Maja Labo Dahu melahirkan insan yang rela berkorban untuk kepentingam yang lebih besar yaitu persatuan yang dilandasi prinsip " Tohompara Nahu Sura Dou Labo Dana " biarlah atau tidak penting bagiku yang penting untuk rakyat dan negeri.

Manusia Maja Labo Dahu adalah insan yang senantiasa sabar dan mau mendengar masukan, kritikan dan saran dari orang lain sepanjang untuk kebenaran yang dilantasi semangat " Mbolo ra dampa" atau musyawarah mufakat sebagai bagian dari pengambilan keputusan dalam hidup bermasyarakat. Hal itu tercermin dalam bait bait atraksi " Makka" sebagai ungkapan kesetiaan pada Raja.

Tas Ruma
wausi londo parenta sara
wadu ma tapa, wadu di ma mbi'a.

artinya :

Tuanku
Jika sudah turun perintah sara( pemerintah)
batu yang menghalangi
batu yang pecah.

Pribadi yang Maja Labo Dahu adalah orang orang yang adil dan bijaksana. Karena sikap hidup Maja Labo Dahu senantiasa mengedepankan prinsip dan nilai keadilan di tengah masyarakat. Nilai Maja Labo Dahu akan senantiasa menjadi penuntun dalam bersikap yang tidak serakah. Maja Labo Dahu mengajarkan hidup apa adanya dan senantiasa mengemban " Su u Sawa u sia sawale " yaitu menjunjung tinggi amanah rakyat yang bermuara pada lahirnya nilai nilai keadilan bagi semua lapisan masyarakat. Munculnya ketidakadilan dalam masyarakat karena kepemimpinan yang tamak, berat sebelah, ketidakpastian hukum dan kepentingan pribadi selalu menjadi panglima dalam pengambilan keputusan.

Maka testimoni para founding Fathers tentang pancasila sebagai kristalisasi nilai yang telah tumbuh dan berkembang dalam kehidupan masyarakat nusantara selama berabad abad lamanya tidak terbantahkan. Maja Labo Dahu adalah kristalisasi dari nilai pancasila yang saat ini tetap menjadi Falsafah hidup manusia Indonesia. Meskipun pancaslia saat ini berada pada posisi yang terancam akibat dari terjemahan terhadap nilai pancasila sudah mengarah kepada sistim Liberalis dan kapitalis.

Mari jadikan Maja Labo Dahu dan Pancasila sebagai " Fu'u Mori " atau spirit of life bagi manusia Indonesia seutuhnya.

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru