Tolak Bala, Desa Soriutu Gelar Makan Kawiri

KM Bali 1, Manggelewa-Jum'at Pagi (1/03) lalu, Desa Soriutu menggelar makan bubur yang bertempat di kantor Desa setempat. Acara tersebut dipimpin langsung Kepala Desa dengan melibatkan Anak sekolah Dasar bersama perangkat Desa. acara dilaksanakan seperti biasanya pada pagi hari pukul 06.30 wita hingga selesai.

Menurut Kades Soriutu Aidin, tradisi makan Kawiri (bubur) merupakan rangkaian kegiatan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Dompu selama beberapa waktu kedepan untuk mencegah wabah yang melanda Daerah "Bumi Nggahi Rawi Pahu" khususnya di Desa tersebut. "kita di Pemerintah Desa Soriutu Menggelar makan bubur bersama anak-anak sekolah dengan tujuan menolak wabah serta mudah-mudahan berkah dari Allah SWT". Katanya.

Senada dengan itu, Kepala Dusun Sigi Ismail Arahim juga menuturkan bahwa kegiatan yang digelarnya sebagai penolakan wabah penyakit yang selama ini melanda masyarakat baik penyakit rabies maupun demam berdarah. Selain bentuk pencegahan dan pengendalian rabies berupa pemusnahan dan eliminasi anjing liar. Warga setempat juga mengharapkan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Dompu dilakukan pencegahan terhadap Penyakit Demam berdarah yang kini mengancam warga setempat. Terkait Hal itu, Pemerintah Desa setempat secara intens tetap menjaga kebersihan lingkungan demi menjaga penyakit yang berbasis lingkungan (Demam Berdarah). "Kami berharap kepada Dinas terkait untuk melakukan foging terhadap penyakit berbasis lingkungan, karena sejauh ini Desa Kami belum di lakukan foging". Jelasnya.

Kades berharap Melalui kegiatan social ini Desa Sori Utu dijauhkan dari penyakit rabies maupun Demam berdarah. "mudah mudahan dengan adanya kegiatan makan bubur (Ngaha Kawiri) kita dapat terhindar dari segala penyakit". Harapnya. (ADV/AS).

KM Bali 1, Manggelewa-Jum'at Pagi (1/03) lalu, Desa Soriutu menggelar makan bubur yang bertempat di kantor Desa setempat. Acara tersebut dipimpin langsung Kepala Desa dengan melibatkan Anak sekolah Dasar bersama perangkat Desa. acara dilaksanakan seperti biasanya pada pagi hari pukul 06.30 wita hingga selesai.

Menurut Kades Soriutu Aidin, tradisi makan Kawiri (bubur) merupakan rangkaian kegiatan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Dompu selama beberapa waktu kedepan untuk mencegah wabah yang melanda Daerah "Bumi Nggahi Rawi Pahu" khususnya di Desa tersebut. "kita di Pemerintah Desa Soriutu Menggelar makan bubur bersama anak-anak sekolah dengan tujuan menolak wabah serta mudah-mudahan berkah dari Allah SWT". Katanya.

Senada dengan itu, Kepala Dusun Sigi Ismail Arahim juga menuturkan bahwa kegiatan yang digelarnya sebagai penolakan wabah penyakit yang selama ini melanda masyarakat baik penyakit rabies maupun demam berdarah. Selain bentuk pencegahan dan pengendalian rabies berupa pemusnahan dan eliminasi anjing liar. Warga setempat juga mengharapkan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Dompu dilakukan pencegahan terhadap Penyakit Demam berdarah yang kini mengancam warga setempat. Terkait Hal itu, Pemerintah Desa setempat secara intens tetap menjaga kebersihan lingkungan demi menjaga penyakit yang berbasis lingkungan (Demam Berdarah). "Kami berharap kepada Dinas terkait untuk melakukan foging terhadap penyakit berbasis lingkungan, karena sejauh ini Desa Kami belum di lakukan foging". Jelasnya.

Kades berharap Melalui kegiatan social ini Desa Sori Utu dijauhkan dari penyakit rabies maupun Demam berdarah. "mudah mudahan dengan adanya kegiatan makan bubur (Ngaha Kawiri) kita dapat terhindar dari segala penyakit". Harapnya. (AS).

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru