Kuda Bima Kuda Gaib

Kuda merupakan alat pencipta kepuasan atau kenikmatan pribadi bagi pecintanya. Suaranya dan larinya dapat memberikan suasana kepuasan batin seolah-olah manusia dapat berhubungan dengan alam semesta secara langsung. Selain dari itu Kuda memiliki keistimewaan luar biasa karena dianggap memiliki kekuatan gaib yang dapat mempengaruhi pemiliknya. Banyak Kuda yang dianggap membawa hoki atau keberuntungan bagi pemiliknya.

Berbicara mengenai Kuda biasanya dikaitkan dengan Sangyang Api dalam kepercayaan Suku Mbojo yang diyakini mempunyai kekuatan gaib atau supranatural. kepercayaan orang-orang tua kita sejak beratus-ratus tahun terutama pada masyarakat tradisi Bima sering mengaitkan kuda dengan kekuatan Sangyang Api.

Masyarakat Bima mempercayai bahwa Kuda dapat mendatangkan manfaat positif dan negatif bagi pemiliknya atau yang memeliharanya. Kuda dipercaya punya energi baik dan tidak baik. Dalam falsafah kehidupan orang Bima ada kewajiban seseorang memiliki “Jara Mataho” yang berarti kuda yang baik. Banyak maknanya yaitu kuda yang baik akan mempermudah pekerjaan dan memberikan pamor yang baik pada pemiliknya.

Kuda Bima sejak dulu sudah dikenal seantero Nusantara, dalam artikel sejarah kuda Bima yang dilansir oleh Mbojoklopedia.com bahwa kuda Bima juga turut merintis berdirinya kerajaan Majapahit sebagai kuda perang mereka. Juga ada sesuatu hal yang dipercaya oleh masyarakat pesisir Sape bahwa dahulu banyak kuda Bima dibeli untuk tunggangan perang dan ketika kuda tersebut gugur di medan pertempuran maka arwahnya akan kembali ketempat dia dipelihara di Bima.[]
 

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru