Sejarah Pacoa Jara Moti Kore

Pacoa Jara Moti yang berarti pacuan kuda pantai, event yang dilakukan pada setiap bulan Agustus ini, berlokasi di desa Sandue, Kecamatan Sanggar, Kabupaten Bima. Pacoa Jara Moti adalah langkah pemerintah Kabupaten Bima dan kecamatan Sanggar untuk wisatawan yang berkunjung ke Sanggar.

Tradisi ini berawal dari pantai labuhan Kore, kemudian di tahun 1960-an di pindahkan ke desa Sandue hingga sekarang. Pacoa Jara Moti menjadi ikon untuk ketenaran kuda Kore yang dulunya dipergunakan sebagai kuda perang, hingga menjadi sebuah lagu daerah Jawa tengah Djaranan Kore.

Teknis pelaksanaan Pacoa Jara Moti dilakukan dimana lima ekor kuda atau lebih dilepas di ujung Barat dengan track lurus hingga berakhir di finish ujung Timur yang dari tempat star dan finish kurang lebih 200 meter panjangnya.

Arena pacuan Jara Moti ini terletak di pantai Desa Sandue, dimana tiap Agustus dari jam 10 pagi hingga sore akan ramai oleh penonton.

Menurut Fahrurizki, Pacoa jara Moti dahulu terlahir dari kebiasaan atau tradisi lokal yang mencoba melatih kuda-kuda perang atau kuda-kuda yang tangkas untuk dijual. “Karena dari abad 18 hingga 20 kuda kore adalah kuda yang paling dicari untuk perang dan dipekerjakan. Hingga tercipta sebuah lagu Djaranan Kore sebuah lagu yang mengisahkan bagaimana tangkas dan liarnya kuda kore,” katanya.

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru