Wayang Kulit, Media Perangi Hoax

Melalui media tradisonal wayang kulit, pemerintah provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) laksanakan sosialisasi kepada masyarakat. Kegiatan tersebut dilaksanakan menyambut pilkada pemilihan Gubernur dan Wakil yang akan berlangsung pada 2018 mendatang.

Diinisiasi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang bekerjasama dengan Dinas Kominfo dan Statistik (Kominfotik) Prov.NTB, pertunjukan rakyat tersebut mendapat antusias oleh masyarakat, terlihat jika ratusan warga memadati lokasi acara yang berlangsung dihalalaman SD Negeri 2 Dasan Geria Kec. Lingsar Lobar, Selasa malam (5/12/17).

Dibawah pimpinan Sahnan SH yang tergabung dalam grup kesenian ‘’Wayang Kulit Papuq Icunk Performance”berkolaborasi dengan musik acoustik, menjadikannya sarana sosialiasi untuk menyampaikan pesan sekaligus pemahaman kepada masyarakat seputar pilkada yang digelar 27 Juni 2018.


Selain kiat pemerintah daerah  untuk menjaga kelestarian budaya lokal yang selama ini menjadi warisan budaya bangsa. Kegiatan tersebut juga terlaksana sebagai pemahaman agar masyarakat tidak mudah terpengaruh berita bohong (hoax) yang akan mengganggu proses pesta demokrasi pada nantinya. Karena biasanya berita hoax tersebut marak bermunculan pada saat menjelang pilkada.

Seperti yang disampaikan Kepala Dinas Kominfotik yang diwakili Kasi Publikasi Agus Suprihartono S.Kom, dalam sambutannya mengajak warga masyarakat untuk lebih bijak dalam memilah berita yang tengah beredar terutama di media sosial. Menurutnya masyarakat harus cerdas dalam memilih berita dan jelas narasumbernya. “Saring terlebih dahulu sebelum sharing”, katanya.

Dalam waktu bersamaan Komisioner KPU Prov.NTB Yan Marli juga ingatkan kepada seluruh masyarakat Dasan Geria yang telah terdaftar sebagai pemilih tetap, agar menggunakan hak pilihnya di pilkada nanti. Menurutnya pilkada itu merupakan kepentingan bersama yang menentukan masa depan nusa dan bangsa. “Gunakan hak pilih berdasarkan hak pilih tanpa ada iming-iming tertentu”,  kata Yan Marli.

Seluruh rangkaian pertunjukan tradisional rakyat tadi juga disambut positif oleh Kades Dasan Geria Nawa Komtaresa SH, menurutnya melalui kegiatan tersebut masyarakat bisa mengetahui sejak dini tentang ketentuan-ketentuan pilkada khususnya dikalangan para pemilih pemula. “kami bersyukur dan berterimakasih karena telah memilih desa kami untuk bersosialisasi”, pungkasnya. (ahn)

 

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru