Dulang Diarak Keliling Kampung, Maulid Ala Beririjarak


Sembalun Online
- Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan sebuah budaya yang sudah menjadi agenda tahunan bagi sebagian besar masyarakat Indonesia.  Masyarakat Indonesia yang mayoritas muslim menjadikan momen kelahiran Nabi Muhammad SAW sebagai sebuah hal yang ditunggu-tunggu khususya bagi masyarakat Sasak Lombok.

Seperti halnya perayaan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang ada di Desa Beririjarak Kecamatan Wanasaba Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat ini, menjadikan momen Maulid Nabi sebuah agenda yang harus dipersiapkan secara serius dan matang. Desa Beririjarak yang dikenal memiliki ikatan persatuan yang kental dan penduduknya sangat agamis sehingga kegiatan hari-hari besar semacam maulid Nabi dijadikan sebuah hal yang sakral sehingga harus dipertahankan dan diwarisi oleh generasi Islam berikutnya.

Dalam perayaan maulid Nabi Muhammad SAW terlihat para ibu-ibu rumah tangga sedang membawa Dulang (wadah tempat makanan maulid) secara ramai-ramai dan tertib. Hal semacam ini menjadi sebuah pemandangan yang unik karena sedikitnya lebih dari lima puluh dulang diarak keliling kampung dan kemudian di bawa ke masjid sebagi pusat acara. Dulang-dulang tersebut disajikan untuk para tamu undangan yang hadir sebagai penghormatan tuan rumah kepada sang tamu. Setelah acara selesai, isi-isi dulang dulang tersebut sebagian dibungkuskan untuk di bawa pulang oleh para tamu atau orang sasak menyebutnya berkat maulid.(lin)

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru