Tenun Peringgasela Pecahkan Rekor Muri


Sungguh membanggakan kelompok tenun Peringgasela Lombok Timur NTB meraih Rekor Muri 1350 Penenun. Acara yang mengangkat tema Warna dan Irama Tenun berhasil menyedot perhatian masyarakat Lombok Timur para wisatawan lokal maupun manca negara untuk selalu cinta terhadap karya karya tenun yang dibuat secara tradisional.

Pemecahan Rekor MURI 1350 (11/11/2017), penenun dihadiri oleh bupati Lombok Timur dan Wakil Bupati Lombok Timur yang sangat mendukung gerakan para pemuda pemudi Pringgasela yang hingga sangat ini masih tergugah hatinya untuk mempertahankan budaya lokal.


Sebelumnya Maumere - Tanah Nusa Tenggara Timur pernah meraih rekor dunia, 1.057 penenun Kabupaten Sikka. Pemecahan rekor dunia tersebut dilakukan di lapangan Kota Baru kabupaten Sikka, NTT, Rabu (11/11/2015).

Pada 15 Juli 2017 yang lalu Pengrajin kain tenun troso di Kecamatan Pecangaan, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah mencatat rekor di Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri). Mereka membuat tenun troso sepanjang 217,4 meter.

Uni Mayani (24) salah satu Penenun Asal Peringgasela yang merupakan bagian dari Peraih Rekor Muri 1350 penenun mengatakan “menghidupkan kembali seni budaya di Alunan budaya Desa yang ada diperinggasela terus dilakukan”. []

 

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru