Promosi Pariwisata Melalui Penguatan Keagamaan dan Budaya

Gubernur NTB, Dr.TGH. M. Zainul Majdi meminta agar event tahunan bertajuk “Bulan Pesona Lombok Sumbawa (BPLS)” lebih menekankan aspek-aspek promosi yang bernuansa penguatan agama dan kebudayaan daerah. Dengan demikian, diharapkannya festival kebudayaan ini dapat menjadi filter terbaik dalam mencegah nilai-nilai asing yang bertentangan dengan jati diri bangsa dan masyarakat NTB yang religius.

“Mari kita jadikan festival ini sebagai filter bagi masyarakat, khususnya generasi muda menghadapi perkembangan dunia yang semakin kompetitif ini,” ajak Gubernur Tuan Guru Bajang pada pembukaan Bulan Pesona Lombok Sumbawa di Taman Sangkareang, Mataram, Jumat (18/8)

Gubernur mengajak seluruh masyarakat Nusa Tenggara Barat untuk menggali lebih dalam lagi, nilai -nilai dari agama dan kebudayaan sebagai modal dan sendi-sendi membangun NTB yang kental dengan budaya ke-islaman-nya.

Dikatakan Gubernur, bahwa beriman dan berbudaya adalah benteng terkuat dari modernitas kemajuan dunia. “Itulah sebabnya beriman dan berdaya saing menjadi visi yang senantiasa diusung dalam pembangunan Nusa Tenggara Barat. Promosi, inovasi dan kreasi pembangunan yang ramah budaya, akan membuat daerah kita semakin atraktif untuk kunjugan wisatawan,” terang Gubernur dua periode ini.

BPLS sendiri merupakan festival yang dilaksanakan selama satu bulan penuh dari tanggal 18 Agustus 2017 hingga 16 September 2017, dengan menyuguhkan kolaborasi seni tradisional dan modern di berbagai destinasi wisata di lombok dan sumbawa. Kemeriahan masyarakat menyambut event kebudayaan Lombok dan Sumbawa tersebut, tampak dari kehadiran 1.500 peserta mengikuti pawai “Lombok Sumbawa Karnival” tahun 2017. Peserta pawai tersebut merupakan perwakilan dari 10 Kabupaten/Kota se- NTB dan juga paguyuban-paguyuban dari berbagai daerah lain di Indonesia yang ikut berpartisipasi. 

Sebelumnya, ditempat yang sama, Asisten Deputi Pengembangan Segmen Bisnis Pasar dan Pemerintahan, Dr. Tazbir mengapresiasi komitmen Pemerintah Daerah Provinsi NTB dalam mempromosikan dan memajukan pariwisata NTB. “Dalam pantaun kami kontribusi NTB saat ini tidak bisa dipungkiri dalam memajukan Pariwisata Nasional,” jelasnya.

Salah satu contoh dari upaya Pemda NTB meningkatan arus kunjungan wisata mancanegara, kata Tazbir seperti charter flight dari Korea yang diharapkannya, pada saatnya nanti akan menjadi penerbangan reguler.

Sebanyak 28 acara utama dan 39 rangkaian acara disiapkan Pemprov Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk para wisatawan yang datang berkunjung ke Lombok dan Sumbawa dalam pelaksanaan BPLS. Antara lain, Lombok Sumbawa Karnival, Lombok Sumbawa Night Exhibition, Festival Kota Tua Ampenan, Festival Pesona Mandalika, Parade Kemerdekaan Indonesia, Idul Adha Religious Night Festival, GFNY Indonesia 2017, Tunaq Inter Fishing Contest, Kaliantan Kite Festival, Festival Moyo, International Halal Travel Fair, Sembalun Holtikultura Festival, Festival Gili Tramena Begawe, Festival Senggigi, Festival Film Pendek dan Lombok Sumbawa Photo Contest. (wardi)

 

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru