Tradisi Selempat Kebo Di Labuahan Jambuh

Selempat kebo atau menyebrangkan kerbau di laut merupakan salah satu bentuk tradisi yang ada pada masyarakat Sumbawa. Tradisisi ini di laksanakan pada musim tanam oleh para pemelik kerbau dengan cara sejumlah kerbau di Tarik dengan menggunakan bot. Tradisi selempat kerbau hanya diselenggarakan di dusun Lab. Liang Desa,Lab. Jambuh, Kec. Tarano, Sumbawa sebagai budaya khas Sumbawa.

Selempat kerbau merupakan warisan nenek moyang masyarakat Sumbawa yang kini masih tetap bertahan. Kegiatan inipun selalu diselenggarakan pada tiap tahunya, yaitu pada awal musim tanam  dengan tujuan agar lahan yang sudah di tanami tidak di ganggu oleh kerbau. Lokasi atau tempat tujuan penyebrangan kerbau adalah di sebuah gili yang dinamai gili rakit. Gili rakit adalah sebuah gili yang terletak di bagian barat pesisir desa Lab. Jambuh Kec.tarano Sumbawa.

Tradisi selempat kerbau ini merupakan sebuah tontonan warga sekitar. Selain itu kegiatan ini juga memberikan penghasilan pada pemilik bot, karna setiap pemilik kerbau membayar ongkos pada pemilik bot.

Jarak tempuh penyebrangan kerbau ke gili rakit yaitu sekitar 1 jam perjalanan. Adapun tata cara pelaksanaan selempat kerbau yaitu kerbau di Tarik dengan menggunakan tali yang di ikat pada bot. Namun ketika kerbau masi berada pada parairan yang dangkal, para pemilik kerbau mendampingngi kerbaunya sambil melepaskan pukulan pada punggung kerbau agar kerbau tetap bisa berjalan. Sementara pada perairan airnya sudah dalam pemilik kerbau naik ke bot sambil mengontrol kerbau-kerbau yang ditarik oleh bot. () -01

 

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Advertisement

Artikel Terbaru