Kemenag Kota Mataram Pimpin Doa Pembukaan Festival

Mataram_Inmas,Kepala Kantor Kemenag  Kota Mataram Pimpin Doa Pembukaan Festival Kota Matarammeski hujan lebat mengguyur Kota Mataram tepatnya di jalan Pejanggik sebelah utara lapangan Sangkareang berdiri tegak panggung utama dengan ornamen seni nan indah,dan sepanjang jalan Depan Kantor Walikota Mataram sampai dengan perempatan Bank Indonesia dipadati oleh warga Kota Mataram dari semua kalangan, dengan memakai pakian adat sasak yang rapi. Suara gendang belek yang ditabuh oleh para sekehe (personel) grup gendang belek membahana menambah semaraknya perayaan Festival Kota Mataram,24/11/2016.

Setelah hujan mulai mereda prosesi upacara Festival Kota Mataram pun dimulai Walikota Mataram Tgh. Akhyar Abduh dan Wakil Walikota Mataram, H. Mohan Roliskana dengan didampingi oleh Ibu Walikota dan Ibu Wakil Wali kota Mataram dengan diiringi gendang belek dan pengawalan pasukan bertombak dari pendopo Walikota Mataram memasuki panggung arena utama perayaan Festival Kota Mataram. Kemudian Master Ceremony (MC) mulai membacakan susunan acara.

Acara pertama pembukaan dan Doa yang dipimpin Kepala Kantor Kemenag Kota Mataram Drs. H. Burhanul Islam. setelah doa selesai dilanjutkan dengan laporan ketua panitia penyelenggara Festival Kota Mataram Kadis Pariwisata Kota Mataram Drs. H. Najib Latif. Dalam laporannya menyampaikan banyak hal dengan terkait dengan konsep kegiatan festival kota Mataram 2016 yang pada dasarnya kegiatan ini menjadi agenda rutinitas tahunan pemerintah Kota Mataram sesuai Surat Keputusan Walikota Mataram.

Dalam kegiatan ini akan banyak menampilkan tradisi dan seni budaya masyarakat Kota Mataram,dan pada perayaan festival tahun ini akan mengambil tema ikon kebanggaan Kota Mataram yaitu akulturasi Koak kaok dan Kenari tegas ketua panitia ini. Kemudian di lanjutkan oleh pengarahan dan pembukaan Festival Kota Mataram oleh Wali Kota Mataram H. Akhyar Abduh.,dalam sambutannya beliau banyak menguraikan tentang kebaragman suku, etnis, budaya dan agama yang ada di kota Mataram.

Beliau menegaskan bahwa empat pilar kebangsaan yang sering disosialisasikan dan diseminarkan, sudah terjadi di Kota Mataram sejak ratusan tahun yang lalu. Meskipun beragam tapi tetap hidup dengan semangat kebersaman dengan toleransi yang tinggi,sehingga suasana aman dan nyaman tetap terpelihara dan ini adalah kekayaan yang menjadi modal kita membangun kota Mataram yang kita banggakan ini tegas orang nomor satu di Kota Mataram ini. () -03

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru