Jena Teke Dan Kebangkitan Budaya Mbojo

(KM.Sarangge) Hari ini, Minggu (18/9) , publik telah menyaksikan suatu moment pelantikan seorang pria muda dan gagah bernama Muhamad Putera Feryandi sebagai Jena Teke..Pria yang saat ini sedang menempuh pendidikan semester akhir di Universitas Padjajaran Bandung adalah putra sulung dari mantan Sultan Bima alm H. Ferry Zulkarnain, ST (mantan Bupati Bima) dan Hj. Indah Dhamayanti Putri (Bupati Bima saat ini).Terlepas dari Pro dan Kontra yang menyertai prosesi pelantikan Jena Teke, namun banyak kalangan baik dari aktivis, Akademisi maupun kalangan Budayawan, memberikan apresiasi positif dan menilai pelantikan Jena Teke sebagai momen kebangkitan budaya.
Mereka berharap, Jena Teke di tangan Muhammad Putera Ferryandi, diharapkan akan menjadi penjaga “Marwah Kebudayaan dan Tridisi” di tingkat lokal di luar struktur Pemerintahan karena memang Jena Teke ini hanyalah jabatan simbol kebudayaan dan bukan seorang penguasa.

Paling tidak seperti kata seorang Akademisi yang juga mendalami sejarah Bima, Prof. H. Imran Ismail, pelantikan ini diharapkan dapat memperkuat ikatan kekeluargaan dan silaturahmi serta semangat kerja sama membangun Dana Mbojo baik di kota Bima maupun kabupaten Bima.Mari kita Kawal Jena Teke ini agar tetap mengangkat dan menjunjung tinggi adat atau budaya DANA MBOJO menuju tata kehidupan sosial Bima yang lebih bermartabat dan ramah. Dan ini tentunya, menjadi tanggungjawab kita bersama seluruh masyarakat DANA MBOJO.(Jek ). -03

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru