Lestarikan Budaya, Festival Presean Digelar

Dalam rangka menyambut hari kemerdekaan republik Indonesia ke-70 Pemda Lombok Barat menggelar pestiifal presean. Pestival Presean ini sendiri berlangsung selama empat hari dari Senin (10/9) hingga Kamis (13/9) di Taman Kota Giri Menang Kecamatan Gerung. Festival Presean ini diikuti lima kecamatan dengan jumlah pepadu sebanyak 96 orang. Melalui perayaan ini, diharapkan masyarakat Lombok Barat bisa mengambil pelajaran untuk menjaga semangat dalam memperjuangkan kemajuan pembangunan Lombok Barat.

Plt. Bupati Lombok Barat H Fauzan Khalid, S.Ag, M.Si pada kesempatan tersebut menyatakan, setiap tahunnya festival peresean di Lombok Barat diupayakan penyelenggaraannya  secara rutin dalam memeriahkan HUT kemerdekaan RI. “Tujuanya, bagaimana budaya yang berkembang di masyarakat tidak dilupakan dan bisa kembangkan terus menerus,” kata Fauzan Khalid.

Menurutnya, nilai dasar dari presean ini sesungguhnya nilai-nilai dalam kehidupan sehari-hari bisa ditonjolkan setelah melakukan pertandingan tidak ada permusuhan. Demikian pula semangat dalam kehidupan bisa dimanfaatkan untuk berjuang sebagaimana para pejuang yang dilakukan para penjuang kemerdekaan di tanah air ini.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Barat, H. Ilham, S.Pd, M.Pd melaporkan, festival presean ini digelar dalam rangka menyambut hari ulang tahun kemerdekaan ke-70. Tujuannya,  sebagai upaya melestarikan budaya sasak sekaligus memeriahkan hari kemerdekaan.

Peserta festival presean ini diikuti lima kecamatan yakni, kecamatan Sekotong, Lingsar, Batu Layar, Gunungsari, dan Narmada dengan total pepadu sebanyak 96 orang. Selama empat hari digelarnya presean ini, setiap harinya akan ditampilkan 12 pasang pepadu dengan menurunkan 24 orang untuk bertanding. “Sumber dana DPA dikbud. Hasilnya diharapkan pentas seni budaya semakin melekatnya budaya kepada masyarakat Lombok Barat. (Wardi, emi) -05

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru