Presean, Uji Nyali Pemuda Lombok

Peresean merupakan salah satu kesenian asli di Pulau Lombok, NTB yang dimainkan oleh dua orang laki-laki yg disebut dengan pepadu dan dipimpin oleh dua orang wasit yakni wasit dipinggir lapangan yang biasa disebut pekembar sedi dan wasit di bagian tengah lapangan di sebut pekembar tengah.

Awal mula kesenian peresean ini dimainkan oleh para perajurit kerajaan Selaparang-Lombok yang ingin meluapkan kegembirannya setelah berhasil bertempur di medan pperangan. Selain itu kesenian peresean ini juga diperuntukkan uuntuk menguji nyali para pemuda dan sebagai simbul kejantanan kaum laki-laki di Pulau Lombok, NTB pada masa itu.

Bukan hanya itu saja, kesenian peresean ini juga diperuntukkan oleh masyarakat asli Lombok untuk meminta hujan dan sering dimainkan pada bulan 7 (tuju) kalender Sasak.

Kesenian peresean yang dimainkan oleh dua orang laki-laki ini menggunakan tongkat (penyalin) yg berfungsi sebagai pemukul. Dan ende yg terbuat dr kulit sapi atau kerbau berpungsi sebagai tameng atau pelindung.

Meski kesenian peresean ini terlihat keras, namun banyak pesan yg disampaikan. Dan pesan yang disampaikan sangat banyak. Selain sebagai simbol keberanian, kekuatan, namun juga terdapat pesan persahabatan. (wardi) -01

 

 

 
 

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru