TMD Dinilai Buang-Buang Anggaran?

Dompu, KM Bali 1-“Dalam beberapa situasi, sebagian masyarakat kita menanggap bahwa kegiatan TMD hanya buang-buang anggaran juga ada benarnya” demikian yang diungkapkan oleh Ihwayuddin saat dimintai tanggapannya seputar TMD. Dirinya kembali menegaskan, penilaian tersebut bukan merupakan penilaian DPRD tetapi penilaian sebagian masyarakat terutama petani.

Menurutnya, Even TMD tidak memiliki kontribusi lebih dalam memacu pemerintah pusat membuat komitmen pengalokasian APBN untuk ekonomi daerah ke depan. “setidak-tidaknya komitmen APBN untuk ekonomi daerah ini apa? Ini kan nggak ada”. Ungkap Ihwayuddin.

Berbeda dengan kunjungan Presiden ke Mandalika Resour sehari sebelum berkunjung ke sentral acara TMD yang diselenggarakan oleh pemkab Dompu. Menurut Ihwayudin, saat presiden berkunjung ke Mandalika, ada komitmen penganggaran APBN yang luar biasa besar. Ihwayuddin melanjutkan, mestinya komitmen yang sama juga harus berlaku pula untuk daerah Dompu.

Ihwayuddin mengungkapkan jika saja pemerintah mengalokasikan anggaran APBD untuk menjamin stabilitas harga poduksi petani sebesar anggaran untuk penyelenggaraan TMD, maka hal tersebut akan lebih bermanfaat.

“Kami tidak ingin terlalu dini membicarakan persoalan ini (TMD_red). Tapi, menurut kacamata kami di DPRD sekarang apasih keuntungan daerah dalam kegiatan TMD, Promosi Pariwisata? Nah sekarang infrastruktur apa yang kita sediakan untuk program itu?. Lanjut Ihwayuddin. Dirinya bahkan lebih mendukung pemerintah Kabupaten Dompu mengucurkan dana sebesar TMD itu untuk menjaga stabilitas harga produksi panen para Petani.[Oz] - 05

 
 

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru