Permainan Selodoran yang Hampir Punah

Adakah yang masih ingat dengan nama permainan Selodor atau Selodoran atau Gobak Sodor?. Mungkin banyak diantara kita dulu yang pernah mempermainkan permainan ini. Banyak juga kita yang kesal dengan permainan ini. Namun sekesal-kesalnya kita masih bisa diobati oleh permainan ini, bukan begitu?

Selodor yang artinya menangkap dengan cara mendorong. Permainan ini tergolong kedalam permaianan bergerak (Movement Game). Permainan ini membutuhkan kelincahan serta kelihaian. Dibutuhkan minimal empat orang peserta (berpasangan) dan maksimalnya 8-10 orang (berpasangan).

Untuk memainkan selodoran dibutuhkan lapangan yang luas (tanpa rumput dan pc cemen), bisa juga dimainkan di halaman rumah yang luas. Sebelum memulai permainan, para peserta garis persegi empat (sesuai dengan jumlah pemain), lalu didalam persegi dibuat lagi garis horizontal (sesuai dengan jumlah pasangan) ditanah dan satu garis vertical (membelah dua garis horizontal) yang menghubungkan semua garis horizontal. Jika jumlah peserta 10 orang maka garis horizontal yang dibuat berjumlah lima garis (10 bagi 2 = 5).

Tata cara permainan ini sangat mudah. Setelah semua garis tebentuk (horizontal dan vertikal) maka para pemain harus memilih anggotanya masing-masing. Setelah itu melakukan suit (suit bisa dilakukan oleh satu orang sebagai perwakilan dan bisa juga dilakukan oleh semua peserta). Peserta yang kalah suit akan masuk pertama kedalam persegi. Setiap peserta yang kalah harus berdiri pada garis horizontal.

Selanjutnya, peserta yang berada/menjaga garis paling depan sebagai ketua kelompok yang bertugas menjaga garis depan dan tengah. Jika semua anggota yang kalah sudah siap menjaga garis, maka permainan siap untuk dimainkan. Cara selanjutnya adalah, peserta yang menang suit mulai untuk memasuki media permainan (persegi empat).

Namun peserta yang memasuki garis harus berhati-hati,sebab jika sampai mereka tertangkap dan didorong lawan (penjaga garis) maka mereka harus mengganti posisi pemain yang sebelumnya menjaga garis. Tujuan memasuki persegi dan melewati para penjaga adalah menyebrangi setiap garis hingga ke garis terakhir dan kembali lagi ke garis paling depan. Jika pemain yang memasuki garis dapat melewati penjaga garis pertama dan terakhir serta kembali lagi ke garis pertama dengan selamat maka groupnya menjadi permainan ini.

Dan peserta yang masih terkurung di dalam garis harus kembali lagi kegaris pertama dan mengulangi permainan sampai pemain yang menjaga garis dapat menangkap salah satu anggota yang memasuki garis. Biasanya permainan ini mempunyai hukuman. Namun hukuman ini akan berlaku ketika salah satu pemain dari group yang memasuki persegi tidak tertangkap hingga melalui garis pertama ketika kembali.

Hukumannya adalah menggendong pemain yang menang. Namun, permainan ini sudah hampir tak di kenal lagi oleh anak-anak masa kini. Bisa juga dikatakan punah sebab perkembangan jaman. Kebanyakan anak jaman sekarang kebanyakan memainkan permainan bertekhnologi tinggi melalui hp, computer dan internet. “Salam dari Kampung POKER untuk Melestarikan Teradisi yang Hilang untuk Semua Anggota Kampung” [] - 01

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru