Adat Taek Berugaq

KM. Sajang Bawak Nao; Adat ( Teradisi ) dan Agama sungguh tidak bisa terpisahkan, karena keduahal tersebut sudah melekat dan mendarah daging dalam jiwa suku sasak. Sperti yang kita ketahui bersama bahwa masyarakat Bilok Petung mempunyai adat yang selalu dilaksanakan pada setiap acara roah,begawe dan acara suyukuran lainnya.

Adat taek berugaq, merupakan bagian ritual adat yang selalu dilaksanakan pada setiap puncak acara. Taek berugak dilaksanakan oleh para kiai adat daerah setempat, disana para kiai membacakan doa untuk para leluhur yang sudah meninggal dunia.

Bukan saja ritual yang dilaksanakan di atas berugak, akan tetapi juga di selenggarakannya  kegiatan makan-makan diatas berugaq yang dipimpin oleh kiai adat.  Semua anggota yang naik di atas beruga mengikuti intruksi dari kiai pemimpin do’a, misalkan ketika suapan pertama pakek tiga jari, harus menunggu dari kiai baru boleh makan, ada juga pembagian oleh-oleh atau sering disebut berkat tendosan yang dibagikan oleh yang punya acara. Hal tersebut yang sangat menarik minat dan perhatian masyarakat untuk taek berugaq. [] - 05

 

 

 

 

 

 

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru