Karapan Kerbau Ala Bocah Sumbawa

Secara umum masyarakat Indonesia tentu sudah mengenal tradisi karapan sapi atau kerbau.hal Ini mungkin disebabkan oleh negara kita yang merupakan negara agraris penghasil padi. Maka disaat awal musim tanam padilah petani-petaniIndonesia menggelar tradisi karapan sapi atau kerbau.Tetapi di wilayah NTB, khususnya petani-petani sumbawa lebih senang menggunakan kerbau untuk membajak sawahnya yang menjadikan alasan mereka hanya menggelar karapan kerbau, bukan karapan sapi.

Karapan kerbau atau dalam bahasaSumbawa disebut barapan kebo’hanya diperuntukkan bagi orang-orang dewasa.Barapan kebo’ termasuk kompetisi yang berbahaya bagi anak-anak.Karena itu anak-anak sangat dilarang ikut berpartisipasikarena dikhawatirkan akanterjatuh di antara kerbau dan menyebabkannya terinjak. Sebagai gantinya, anak anak sumbawa boleh bermain barapan kebo tetapi tidak dengan kerbau sungguhan melainkan dengan kerbau mainan yang disebutbarapan kebo timpak.

Momen barapan kebo timpak berbeda dengan barapan kebo yang digelar pada awal musim tanam padi.Barapan kebo timpak biasanya dimainkan anak-anak Sumbawa pada awal musim tanam padi dan setelah panen. Pada kedua momen itulah genangan dan aliran air yang ada di sawah sudah cukup bagi anak-anak untuk bermain kebo timpak.

Anak-anak Sumbawa memang penuh keceriaan, disaat ayah-ayah mereka sibuk beternak atau membajak sawah, mereka bermain kebo timpak bersama anak-anak yang lain di sekitar sawah mereka. Layaknya barapan kebo, barapan kebo timpak menggunakan sepasang kerbau mainan yang disebut kebo timpakyang dibuat dari batok kelapa, pelepah pisang, atau bambu.Untuk bermain barapan kebo timpak, mereka berlomba untuk mencapai garis finish yang berada di depan dengan memanfaatkan genangan atau air mengalir.

Agar kebo’ timpak dapat berlari cepat dan terarah biasanya anak-anak Sumbawa menggunakan sebilah bambu atau kayu dengan memukul-mukul permukaan air.Lucunya, pemenang barapan kebo timpak bukannya mendapat barang-barang mewah seperti barapan kebo sungguhan, melainkan berupa jagung dan umbi-umbian.Itupun hadiah yang diperoleh disantap bersama-sama.Intinya selain mengisi waktu bermain anak, barapan kebo timpak juga dapat menjaga keakraban diantara anak-anak. [] - 01

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru