Sambut 1 Syawal 1435 H Dengan Pawai Takbiran

Tak seorang pun berani menyetel tape recordernya pada pukul 16:00 untuk melantunkan takbir disebabkan belum ada pengumuman resmi dari pemerintah tentang penetapan tanggal 1 Syawal 1435 H. Namun pada pukul 20:00 wita setelah ketua PHBI (Panitia Hari Besar Islam), H. Ahmad Kudsi, SH, menyampaikan pengumuman hasil sidang isbat penetapan tanggal 1 Syawal 1435 H oleh kementerian Agama RI yang jatuh pada hari Senin 28 Juli 2014. Maka terdengarlah lantunan suara takbir membahana di seantero Desa Bajur bahkan seantero nusantara.

Sebagaimana biasanya setelah selesai Ramadan, sebagai simbul kemenagan dari umat Islam maka di semua tempat di Lombok Barat menyambutnya dengan melantunkan takbiran. Khusus untuk masyarakat Desa Bajur kegiatan takbiran ini dilaksanakan dengan mengadakan lomba takbiran sambil membawa miniatur masjid, ka’bah, dan al-Qur’an dengan dihiasi berbagai macam lampu warna-warni.

Menurut ketua PHBI, lomba ini diikuti oleh 7 mushalla yang berada di wilayah Desa Bajur. Setiap peserta diikuti tidak kurang dari 30 orang, yang terdiri dari 2 orang hadi, 18 orang penyaruf serta 10 orang yang bertugas  membawa miniatur tersebut dan semua perlengkapannya. Pada barisan pertama di tempati mushalla Subulussalam menyusul berikunya Musallah Darussalam dari dusun Bajur Induk, pada urutan ketiga di tempati oleh Mushalla Nur Hidayah dan di tempat keempat di tempati Mushalla Hubbal Khair, keduanya berasal dari dusun Bajur giri Jati sedangkan di tempat kelima mushalla Istiqomah yang berasal dari dusun Bajur Kalijaga. Sedangkan Dusun Bajur  Ampel menempatkan wakil pada urutan ke enam dan tujuh yaitu mushalla Nurul Yaqin dan mushalla Nurul Iman.

Pawai takbiran dilepas oleh kepala desa Bajur Ahmad Husni, SH, start dimulai dari  lapangan umum Desa Bajur menuju jalan lingkar selatan balik melalui belokan di depan Makorem menuju finish di lapang Umum desa Bajur. Pada kegiatan ini masing-masing mushalla di berikan dana pembinaan sebesar Rp. 500.000,-/peserta.

Pada dasarnya pelaksanaan ini pawai takbiran berjalan dengan cukup lancar, walupun ada sedikit insiden yang terjadi terhadap salah satu mushalla. Insiden yang dimaksud adalah adanya para pemuda yang melempar mercon di tengah kerumunan peserta yang mengakibatkan salah seorang warga terluka terkena oleh serpihan mercon tersebut. Namun karena kesigapan aparat desa insiden tersebut dapat diatasi.(Musleh) -01

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru