Menghidupkan Malam Nisfu Syaban

Nisfu Syaban berasal dari bahasa arab yang berarti pertengan bulan syaban tepatnya tanggal lima belas, sudah menjadi kebiasaan ditengah masyarakat melaksanakan ritual keagamaan saat datangnya malam nisfu syaban, seperti yang dilakukan oleh warga dusun Tempit Desa Mekar Sari Kecamatan Narmada Lombok Barat. Saat menjelang magrib pengeras suara masjid sudah mulai terdengar merdu melantunkan ayat- ayat suci Al-quran mengiringi langkah pasti jamaah menuju Rumah Allah. Tua muda, laki perempuan, anak-anak dan dewasa mulai berbondong-bondong saat panggilan azan mangrib berkumandang.

Sambil membawa air minum dengan berwadah botol dan kocor (kendi) yang mereka yakini sebagai air Zam-Zam menambah indahnya suasana menjelang malam dikampung itu. Peringatan malam nisfu syakban sudah biasa dilakukan oleh masyarakat islam Lombok terlebih lagi dikampung-kampung suasana religiusnya sangat kental. Acara dimulai dengan diawali sholat berjamaah magrib, kemudian dilanjutkan dengan sholat sunnah Nisfu Syaban 2 rakaat, membaca Surat Yasin 3 kali berturut turut dan kemudian ditutup denga doa Nisfu Syaban, yang kesemuanya dilakukan oleh semua jamaah dengan penuh semangat.

Meski sering mendengar jika pelaksanaan rangkaian ibadah yang dilakukan pada malam nisfu Syakban adalah bid’ah dan tidak ada tuntunannyadalam hadis Rasulullah, namun masyarakat disini tidak pernah menghiraukan informasi yang seperti itu, masyarakat disini sangat menyakini ajaran agama yang mereka terima dari guru-guru mereka dan tradisi mengisi malam nisfu syakban ini telah berlangsung puluhan tahun dari nenek moyang kami, jelas Jaelani seorang tokoh masyarakat didusun itu.

Keteguhan hati masyarakat untuk mengisi malam pertengahan bulan ke-8 menurut kalender Islam ini bukan tampa alasan, karena dari beberapa referensi yang penulis baca bahwa umat Islam angat dianjurkan untuk meramaikan malam Nisfu Syaban dengan cara memperbanyak ibadah, shalat sunnah, memperbanyak bacaan zikir, memperbanyak baca'an shalawat, membaca al-Qur’an, bersedekah, berdo’a dan mengerjakan amal-amal salih lainnya.

Lebih jauh dari itu, pada malan Nisfu Sya’ban Allah SWT menurunkan berbagai kebaikan kepada hambanya yang berbuat baik pada malam tersebut. Kebaikan-kebaikan itu berupa syafaat (pertolongan), magfirah (ampunan), dan itqun min azab (pembebasan dari siksaan). Oleh karena itu malam Nisfu Syaban diberi nama yang berbeda sesuai dengan penekanan kebaikan yang dikandungnya.

Imam al-Gazali mengistilahkan malam Nisfu Syaban sebagai malam Syafaat, karena menurutnya, pada malam ke-13 dari bulan Syaban Allah SWT memberikan seperti tiga syafaat kepada hambanya. Lalu pada malam ke-14, seluruh syafaat itu diberikan secara penuh. Meskipun demikian ada beberapa gelintir orang yang tidak diperuntukkan pemberian syafaat kepadanya. Orang-orang yang tidak diberi syafaat itu antara lain ialah orang-orang yang berpaling dari agama Allah dan orang-orang yang tidak berhenti berbuat keburukan.

Nisfu Sya’ban dinamakan juga sebagai malam pengampunan atau malam magfirah, karena pada malam itu Allah SWT menurunkan pengampunan kepada seluruh penduduk bumi, terutama kepada hambanya yang saleh. Namun dalam pemberian ampunan itu dikecualikan bagi orang-orang yang masih tetap pada perbuatannya mensyarikatkan Allah alias musyrik, dan bagi mereka yang tetap berpaling dari Allah SWT. Nabi bersabda: ?Tatkala datang malam Nisfu Sya’ban Allah memberikan ampunanNya kepada penghuni bumi, kecuali bagi orang syirik (musyrik) dan berpaling dariNya (HR Ahmad).

Nah dari sedikit penjelasan diatas, pantaskah kita untuk selalu mencela dan menganggap bahwa masyarakat yang memiliki tradisi mengisi malam Nisfu Syaban dengan berbagai macam amalan disebut sebagai pengamal bid’ah dan tidak mengerti agama? Sungguh sangat ironis disaat kita harus terus meningkatkan derajat ketaqwaan kita menjelang pelaksanaan ibadah puasa bulan ramadhan yang sebentar lagi, namun dilain pihak kita masih saja saling mencela, mencaci, mengaanggap diri benar sendiri dan lain sebagainnya. (Abd. Satar) - 05

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru