logoblog

Cari

Desa Lendang Nangka Gelar Maulid Adat Petangan

Desa Lendang Nangka Gelar Maulid Adat Petangan

Desa Lendang Nangka Gelar Maulid Adat Petangan KM. Masbagik. Budaya merupakan salah satu peninggalan nenek moyang atau leluhur yang harus kita

Budaya

KM Masbagik
Oleh KM Masbagik
04 November, 2019 08:57:00
Budaya
Komentar: 0
Dibaca: 4029 Kali

Desa Lendang Nangka Gelar Maulid Adat Petangan

KM. Masbagik. Budaya merupakan salah satu peninggalan nenek moyang atau leluhur yang harus kita lestarikan secara turun temurun. Hingga saat ini berbagai jenis budaya semakin gencar dilaksanakan mulai dengan munculnya kembali berbagai event budaya seperti acara maulid adat Desa Lendang Nangka, acara Alunan Budaya Desa Pringgasela, acara Pesona Budaya Desa Pengadangan, acara Bejango Bliq Desa Songak, acara Ngayu-Ayu Desa Sembalun, Acara Tetulaq Pesisi Desa Pohgading dan banyak juga yang lainnya.

Di Desa Lendang Nangka, kegiatan budaya salah satunya berbentuk ritual adat budaya yang dirangkai dengan kegiatan Maulid Adat yang rutin selalu dilakukan oleh Puri Dalem Selaparang Desa Lendang Nangka bersama warga dan tokoh agama, pemuda dan adat Sasak. Kegiatan yang akan dilaksanakan diantaranya Upekare Maulid Adat Petangan yang rangkain acaranya berupa Selamet Otak Aik (Nyelamet, Dzikir, Pemberian pemahaman tentang adat gama oleh tokoh adat dan tokoh agama dan begibung). Kegiatannya akan dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 7 Nopember 2019.

Sehari setelah itu, Jumat 8 Nopember 2019 dilaksanakan Upakare Ngangkat (Pengambilan air Gdeng di Otak Aiq Tojang) dengan berjalan kaki tanpa alas (nyeker) dari Puri Dalem Selaparang menuju Otak Aik Tojang diiringi oleh tabuhan gendang Beleq Gdeng Kedaton dan kemudian kembali lagi ke Puri Dalem namun dari jalan yang berbeda dengan jalan ketika pergi. Kemudian setelah sampai acara dilanjutkan dengan selakaran dan pembersihan benda-benda pusaka Desa Lendang Nangka. Benda yang dibersihakan yaitu bokor, gorden, tulang mangga, keris dan peninggalan lainnya. Yang dalam hal ini merupakan peninggalan dari Putra Mahkota Selaparang yaitu Raden Mas Panji Tilar Negara.

Sebelum dilakukan pembersihan terlebih dahulu para keturunan Raden Mas Panji melakukan dzikir dan doa terlebih dahulu kemudian dilakukan pemotongan ayam tepat diatas perlengkapan yang akan dibersihkan. Setelahnya satu persatu perlengkapan dibersihkan di pemandian sumber mata air tojang. Acara pembersihan pusaka tersebut berlangsung selama kurang lebih satu jam . dimulai dari jam setengah lima hingga jam setengah enam.

 

Baca Juga :


Terakhir pada hari Sabtu tanggal 9 Nopember 2019, digelar ritual adat keagamaan yakni membawa dulang ke Masjid Darussalam Desa Lendang Nangka yang melibatkan empat kampung.  Kemudian dulangnya nanti akan dinikmati secara bersama-sama. Semoga artikel singkat ini bisa menambah wawasan kita tentang khasanah budaya di Pulau Lombok khususnya dan Indonesia pada umumnya. Salam toes dari kampung. Mari meriri.

By_Andre D’Jails



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan