logoblog

Cari

Alat Memanggil Angin

Alat Memanggil Angin

Minggu siang( 1 September 2019) saya mendapat pengetahuan baru tentang tradisi pesisir Bima. Di celah persiapan acara pembukaan MTQ ke 30

Budaya

alan malingi
Oleh alan malingi
02 September, 2019 10:59:19
Budaya
Komentar: 0
Dibaca: 561 Kali

Minggu siang( 1 September 2019) saya mendapat pengetahuan baru tentang tradisi pesisir Bima. Di celah persiapan acara pembukaan MTQ ke 30 kabupaten Bima di kecamatan Langgudu, saya diperkenalkan sebuah alat yang berfungsi sebagai Sirine pada masa lalu. Alat itu disebut Kabu yang berfungsi sebagai sarana memanggil angin..

Ou Angi atau memanggil angin adalah tehnik tradisional yang dilakukan oleh para pelaut dan nelayan pada masa lalu sebelum dikenal sistim mesin dan sirine seperti saat ini. Pada masa lalu, ketika layar kematian angin di tengah laut, para pelaut meniup kasi 'i na'e(siput besar) atau sejenis kerang laut untuk memanggil ngin agar layar kembali mengembang dan perahu dapat melaju.

Kerang ini dilubangi sedikit pada ujungnya agar ada wadah atau ruang untuk ditiup sebagaimana dilakukan oleh Bapak Rusli( 60 tahun) warga dusun Plasma desa Doro O'o kecamatan Langgudu dalam video ini. Camat Langgudu Abubakar, SH memaparkan bahwa Ou Angi ini dilakukan pada saat pembukaan MTQ ke 30 kecamatan Langgudu sebagai tanda bahwa kapal Teluk Waworada akan berlayar dan MTQ di atas Kapal segera dimulai. Disamping itu, Bupati dan Wakil Bupati Bima menarik layar sebagai tanda dimulainya MTQ diiringi alunan suara Kabu.

Menurut salah seorang Panitia, Kabu juga digunakan sebagai sirine untuk memberi tanda bahwa kapal akan berangkat atau berlabuh. Kabu adalah bagian dari pengetahuan tradisional masyarakat di pesisir Bima. Hal senada juga dikemukakan tokoh masyarakat di desa Sai kecamatan Soromandi bapak Kusnadi, dulu alunan suara kabu sangat sahdu di pesisir Sai ketika para pelaut kematian angin di tengah laut.

 

Baca Juga :


Mari lestarikan Kabu sebagai kenangan masa silam dan menjadi bukti bahwa Bima pada masa lalu adalah negeri maritim sekaligus agraris dalam balutan keindahan alamnya.

 



 
alan malingi

alan malingi

blogger dan penulis asal Bima-NTB. Kontak : 08123734986-0811390858. Kunjungi juga www.bimasumbawa.com dan www.alanmalingi.wordpress.com.Facebook, WA, Twitter dan Instagram Alan Malingi.

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan