logoblog

Cari

Pemuda Bersatu Melestarikan Adat Budaya

Pemuda Bersatu Melestarikan Adat Budaya

Indonesia terkenal dengan keberagaman suku, etnis, budaya, agama dan bahasanya yang beragam dari seluruh penjuru daerahnya. Keragaman tersebut sudah menjadi ciri

Budaya

Firman Purnawirawan
Oleh Firman Purnawirawan
27 Agustus, 2019 21:34:34
Budaya
Komentar: 0
Dibaca: 1785 Kali

Indonesia terkenal dengan keberagaman suku, etnis, budaya, agama dan bahasanya yang beragam dari seluruh penjuru daerahnya. Keragaman tersebut sudah menjadi ciri khas dari Indonesia yang sampai saat ini masih berusaha dipertahankan dan dijaga.

Setiap individu membutuhkan individu yang lainnya dalam kehidupannya. Saling membutuhkan inilah yang membentuk suatu hubungan antara manusia yang satu dengan manusia yang lainnya. Hal ini berlaku juga untuk masyarakat Indonesia. Dimana seorang individu hidup berdampingan dengan individu yang lain dan membentuk suatu cakupan hubungan yang lebih luas dengan individu yang lainnya dalam suatu daerah tertentu kemudian membentuk suatu komunitas atau perkumpulan yang dinamakan Suku. 

Contohnya adat budaya di Pulau Lombok ini. Termasuk juga pada saat memakai pakaian adat sasak. Budaya Lombok yang sangat kental ini di pengaruhi oleh budaya dari bali bila dilihat dari pakaian tradisional yang menggunakan kebaya, suara musik gamelan yang hampir sama. tarian tradisional yang liuk-liuk dan sentakan nya mirip dengan tarian Bali bahasa tuturan yang dianggap halus dengan menggunakan bahasa serapan dari bahasa bahasa yang dianggap bahasa halus di Bali.

Namun meskipun pakaian ini kerap di katakan sama dengan bali, Para penglingsir atau para pembesar adat ini terus melestarikan adat budaya, baik dari hal pakaian adat maupun sopan santun bahasa halus tata bicaranya terus dikembangkan secara turun menurun. 

Dilihat dari sebelum memulai acara pernikahan, biasanya ada acara seserahan atau selabaran ke rumah mempelai wanita untuk tahu berapa banyak mahar yang di sahkan dari orang tua mempelai. Sebelum itu ada proses melamar ada juga dengan proses memaling. Memaling ini biasanya sudah di katagorikan sebagai tradisi anak lombok. 

Setelah proses proses yang terjadi. Nyongkolah akan menjadi acara terakhir dalam pernikahan. Nyongkolan yang kita tahu adalah proses berjunjungnya pengantin yang diiringi oleh keluarganya , kadang juga diiringi dengan kesenian daerah seperti gambelan beleq , tawaq-tawaq , kecimol dan kesenian tradisional lainnya.

Adat adat budaya inilah yang mulai di lestarikan oleh Pemuda Bersatu Bageq Tenten Desa Batunyala. Dari pakaian adat yang mulai di rancang serapi rapinya dan membentuk sebuah barisan yang kokoh dalam upaya sama sama mengantarkan mempelai laki laki dan wanita dalam acara nyongkolan. 

 

Baca Juga :


Bukan tentang nyongkolan saja, beberapainggu sebelumnya, beberapa perwakilan dari kepengurusan pemuda bersatu juga mulai menampakkan diri ke para pembesar adat maupun penglingsir yang paham dalam adat budaya untuk belajar tata cara dalam sebuah pernikahan, baik dari acara pertama hingga terhkhir yaitu nyongkolan. 

Hal ini juga mendapat dukungan dari beberapa pihak keluarga, tokoh agama, tokoh masyarakat dan lainnya. Karena adat budaya suku sasak harus tetap hidup. jangan sampai masuknya budaya asing yang di banggakan namun budaya lokal ditinggalkan. 

Adat budaya sasak juga mulai terlihat luar biasa. karena beberapa hari sebelumnya terlihat viral yaitu Presiden Indonesia Bapak Ir Jokowi sempat menggunakan Baju Adat Sasak. Salah satu kebanggan menjadi bagian dari Suku Sasak dan menjadi bagian di Indonesia ini. 

Setiap daerah pasti memiliki adat budaya dan juga tradisi yang berbeda beda. Meskipun kita berbeda adat budaya dan tradisi namun kita sama dalam cakupan Negara Indonesia. intinya adalah sama sama menjaga dan melestarikan adat budaya agar tidak mati. Karena ini juga merupakan peninggalan dari nenek moyang dan para pembesar adat dahulu. Kalau bukan kita siapa lagi yang akan menjaga dan melestarikannya.



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan