logoblog

Cari

Seni Sejak Dini

Seni Sejak Dini

Seni merupakan kebutuhan dasar manusia yang langsung berhubungan dengan aspek rohani. Melalui seni manusia dapat mengekspresikan dirinya, menumpahkan rasa dan segala

Budaya

Suparman
Oleh Suparman
29 Juli, 2019 14:37:47
Budaya
Komentar: 0
Dibaca: 1853 Kali

Seni merupakan kebutuhan dasar manusia yang langsung berhubungan dengan aspek rohani. Melalui seni manusia dapat mengekspresikan dirinya, menumpahkan rasa dan segala gejola jiwanya yang dituangkan dalam berbagai macam ide dan kreatifitasnya.

Melihat pentingnya kesenian bagi manusia, maka sejak dini anak perlu diperkenalkan dalam bentuk bentuk kesenian seperti; seni musik, seni tari, seni suara, seni lukis, sastra dan teater. Aktivitas seni pada anak anak dapat diwujudkan dengan mengajak mereka beryanyi, menari, melukis, bermain musik, bermain teater, menulis cerita, mendongeng dan membaca puisi.

Kepala Taman Budaya Provinsi NTB, Ir. Baiq Rahmayati, M.Si mengatakan, partisipasi anak-anak kepada tumbuh kembangnya budaya kesenian di NTB harus tetap dilestarikan, mengingat kesenian budaya lokal yang mulai luntur oleh perkembangan era modern saat ini. Untuk mengantisipasi hal ini, taman budaya sebagai lembaga yang melestarikan seni dan budaya di NTB akan tetap membina dan menanamkan jiwa kesenian pada anak sejak dini.

"Anak usia dini adalah aset bangsa yang harus ditanamkan jiwa kesenianya dengan memperkuat nilai keseniannya. Kami akan tetap membina secara masif dan tepat," ungkapnya pada Pergelaran dan Pameran Tunas Muda Gemilang Siswa Siswi di Taman Budaya NTB, Minggu (28/7).

Dengan menanamkan kesenian pada anak, menurut Maya sapaan akrabnya mereka dapat mengfilter budaya asing yang berkembang. Sehingga memiliki karakter sebagai anak yang mencintai kesenian daerah dan Indonesia umumnya "Anak usia dini merupakan anak semuran emas yang harus ditanamkan kesenian yang sesuai dengan nilai nilai budaya yang berkembang di daerah," Jelasnya.

Oleh karenanya, mantan kepala museum NTB itu memandang pentingnya kesenian bagi pertumbuhan anak untuk ke depannya. Untuk itu, Taman Budaya NTB mengambil peran penting dalam membina dan melatih anak-anak untuk mengenal kesenia daerah. Saat ini, lembaga kesenian dan kebudayaan tersebut telah membina 250 orang anak di seluruh NTB yang dibagi ke dalam berbagai kelas latihan kesenian diantaranya; terdapat 150 anak yang dilatih untuk Seni Tarian dan sebagiannya dibina untuk kelas oleh seni Musik Gitar, Musik Biola, Pantomime, Musik Tradisional dan Moedern, Vokal dan Melukis.


Sedangkan untuk program Taman Budaya tahun ini adalah sebagai berikut: 
1. Memberikan memberikan pembinaan bidang kesenian kepada anak, 
2. Melakukan pendampingan dan peningkatan kapasitas berkesenian kepada pelaku seni. 
3. Memfasilitasi dan memberikan apresiasi kepada pelaku dan pencinta seni dan
4. Pendokumentasian karya seni.

"Anak anak yang dilatih adalah siswa siswa SD sampai anak remaja dengan minat dan bakat masing-masing. Sementara Seni Tarian dibagi ke dalam empat kelas yaitu kelas pemula A, kelas pemula B, kelas Madya dan kelas Lanjut. Setiap kesenia yang ditampilkan oleh anak-anak akan terus di evaluasi guna meningkatkan inovasi serta kreatifitas dari guru dan pembinanya," harapnya.

 

Baca Juga :


Dari jumlah itu, lanjut Maya, semua dilatih oleh para guru dan dari penggiat kesenian yang langsung didampingi oleh orang tua siswa masing-masing. Sedangkan untuk jadwal latihan, taman budaya tetap memberi ruang bagi anak yang ingin mengembangkan potensi keseniannya dengan fasilitas yang tersedia. Selama ini, mereka tetap dilatih dan dibina setiap minggu sore. Setelah dilatih dan dibina, mereka tetap dipentaskan melalui pargelaran dan pameran yang digelar oleh Taman Budaya NTB setiap tahunnya, sesuai dengan bakat yang mereka miliki. Karena mereka adalah bibit yang harus dikembangkan.  

Sementara itu, Saefulloh selaku Pamong Budaya menegaskan, orang tua yang memberikan kesempatan kepada putri-putrinya untuk dilatih olah seni diberbagai bidang. Mereka tidak hanya didorong untuk menjadi seorang seniman. Tetapi paling tidak latihan itu sebagai aktualisasi diri untuk mengenalkan mereka pada pentingnya beradaptasi dengan lingkungan sekitar. Untuk kedepannya, taman budaya akan lebih memaksimalka pada olah seni agar lebih berimprovisasi dengan mengutamakan kreatifitas. Dan kesenian dapat berinovasi dengan luas lagi.

“Harapan kita sebagai pembina adalah kreatifitas olah seni ini dapat ditingkatkan lebih baik lagi. Tidak pada kuantintasnya saja tetapi kualitas harus diperkuat. Karena keterampilan anak-anak juga dapat berkembang dengan berbagai inovasinya,” katanya sekaligus sebagai kepala olah seni bagi anak anak.

Selain itu juga, anak anak yang sudah memiliki bakat kesenian yang luar biasa, mereka juga akan dipentaskan pada event event kesenian di seluruh Indonesia dan peringatan hari besar nasional seperti HUT Provinsi NTB, Hari Kemerdekaan RI dan event besar lainnya. Di samping itu, Mereka juga diperkenalkan kesenian nusantara lainnya seperti Seni Tari Sunda, Bali dan lainya, agar mereka dapat memahami kesenia di seluruh bangsa Indonesia. Pada 20 Agustus mendatang, Taman Budaya NTB akan menjadi tuan rumah bagi pameran kesenian Jawa, Sunda dan Bali. Sekaligus merayakan hari Kemerdekaan RI dan ini merupakan bagian membesarkan budaya di NTB. 

“Sebagai seorang tua, kami pasti bangga lah karena dengan seumuran itu mereka sangat bersemangat menampilkan atraksi keseniannya di hadapan orang banyak. Meski harus melewati latihan yang cukup panjang,” ungkap Bambang salah seoarang orang tua siswa yang ikut menyaksikan penampilan putrinya di kelas seni tarian. 

Semoga ke depan mereka dapat melestarikan dan mencintai ilmu kesenian yang dapat memberikan kontribusi bagi kesenian daerah NTB. Untuk itu, melalui kesenian ini diharapkan mereka menjadi anak-anak yang berprestasi sesuai dengan keahlian di bidang kesenian masing-masing. Dan bisa menjadi kebanggaan orang tua dan bangsa ini. (Diskominfotik)



 
Suparman

Suparman

nama Suparman, biasa di panggil Man. lahir di desa O,o Kec. Dompu, Kab. Dompu pada Tanggal 12 Februari 1992. anak pertama dari enam saudara. saya lahir dari pasangan Bapak A. Talib dengan Ny. Uniriyah. No HP 085337689025

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan