logoblog

Cari

Anugerah "Pija Kalanis Mekal Tana Kamutar" Untuk Kapolres KSB

Anugerah

Sumbawa Barat, Diskominfo - Pemberian gelar "Pija Kalanis Mekal Tanah Kamutar" kepada Kapolres Sumbawa Barat sebagai apresiasi terhadap kinerja polres Sumbawa

Budaya

Feryal Mukmin Pertama
Oleh Feryal Mukmin Pertama
13 Juli, 2019 15:19:03
Budaya
Komentar: 0
Dibaca: 918 Kali

Sumbawa Barat, Diskominfo - Pemberian gelar "Pija Kalanis Mekal Tanah Kamutar" kepada Kapolres Sumbawa Barat sebagai apresiasi terhadap kinerja polres Sumbawa Barat beberapa tahun terakhir diharapkan mampu menjadi motivasi bagi seluruh masyarakat dalam peningkatan kinerja yang lebih baik lagi.

 "Pija Kalanis Mekal Tanah Kamutar" mempunyai makna apresiasi kepada putra terbaik yang memiliki kemampuan untuk bela negara dan juga mempunyai jiwa sosial terhadap masyarakat.

Penghargaan ini diberikan kepada Kapolres KSB bertepatan dengan peringatan ke 73 Hari Bhayangkara dan dikemas dalam bentuk upacara yang dirangkaikan dengan prosesi adat tanah Samawa di lapangan Graha Fitrah kantor Bupati Sumbawa Barat.

Penghargaan seperti ini sebelumnya pernah diberikan kepada Sultan Makasar dan Menteri Tenaga Kerja RI pada Harlah KSB tahun 2018 lalu. Sedangkan Gelar kehormatan juga pernah diberikan kepada Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa Barat dengan nama "Dea Patih Tanah Kuasa Kamutar" dimana gelar itu akan tetap melekat selama masa jabatan.  


 Bang Ais,  selaku ketua Lembaga Adat Tana Samawa Ano Rawi dalam keterangannya  saat ditemui di Lapangan Upacara Graha Fitrah (Rabu, 10/7), penghargaan seperti ini tidak hanya di berikan secara serta merta namun ada beberapa proses panjang yang harus dilalui seperti Inisiasi terkait hal ini bersumber dari pemerintah daerah kemudian Lembaga adat akan melakukan kajian dan hasil kajian akan diberikan kepada sultan Sumbawa, selanjutnya dari pihak Sultan Sumbawa akan melakukan telaah dengan cara mengirimkan utusan untuk mewawancara dan melihat progres dan lain sebagainya barulah bisa diterbitkan.  

Adapun Kriteria dalam pemberian gelar adat berupa prestasi yang telah diterima oleh yang bersangkutan , punya progres yang baik, dan respond positif dari masyarakat.

Ais menambahkan "Dengan adanya gelar seperti ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja, dan adanya inovasi untuk masa depan. Harapan kedepan komitmen kita terhadap kebudayaan perlu ditingkatkan, adanya sinergitas kebijakan pemerintah daerah yang memuat peningkatan pembangunan kebudayaan dalam nilai-nilai kebudayaan serta pelestarian nilai-nilai budaya dan kearifan lokal harus terus terjaga"tutupnya. (ika/tifa).

 

Baca Juga :




 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan