logoblog

Cari

Landoli Dan Sambangi, Simbol Leluhur Pengikat Leu Dan Kara.

Landoli Dan Sambangi, Simbol Leluhur Pengikat Leu Dan Kara.

Landoli adalah gunung besar sedangkan Sambangi adalah pohon besar yang berada diatas Gunung landoli. Landoli dan Sambangi adalah gunung dan Pohon besar

Budaya

Uba Leu
Oleh Uba Leu
12 Maret, 2019 14:43:45
Budaya
Komentar: 0
Dibaca: 9775 Kali

Landoli adalah gunung besar sedangkan Sambangi adalah pohon besar yang berada diatas Gunung landoli. Landoli dan Sambangi adalah gunung dan Pohon besar yang ada didesa kara kecamatan Bolo Kabupaten Bima, gunung dan Pohon ini diyakini sebagai tempat keramat oleh masyarakat Desa Leu Dan Desa Kara. 

Pagi tadi pukul 08.14 Selasa 12/03/19 Sempat berbincang dengan Darwis Dan Benso petani asal Desa Leu tentang Sambangi dan Gunung Landoli ia mengatakan, bahwa kedua tempat itu diyakini sebagai tempat sakral atau dalam Bahasa Bima Parafu Masyarakat Desa Leu dan Desa Kara  Kecamatan Bolo. 

"Seingat saya, kedua tempat ini dulunya sering didatangi oleh masyarakat desa Leu dan Desa Kara, mereka datang ketika ada sepasang suami istri yang susah mendapatkan keturunan, Sekitar tahun 1980 an, ketika masyarakat kedua Desa ini ingin mulai membuka lahan untuk bertanam (ngoho) di Area persawahan (So Sera), konon kata masyarakat dulu kalau tidak dimulai dengan hal hal baik pasti akan ada sesuatu yang terjadi. Misalnya, ditipu oleh para penghuni sambangi dan Gunung Landoli dan Lain lain, mistisnya kedua tempat ini menjadi cerita yang sampai sekarang masih membekas dimasyarakat Desa Kami". Ujar Darwis Pria yang disapa Ebit. 

Lanjut Ebit, sekarang zaman sudah berkembang kemajuan teknologi semakin pesat, masyarakat mulai punah dengan kepercayaan Mistis,Tempat tempat sakral itu kemudian dinamai dengan lembaga lembaga, misalnya BumDes Landoli, kelompok Ternak Landoli, bahkan nama Akun fb kedua masyarakat tersebut. 

"Pernah terjadi konflik antara Dua desa tersebut di turnamen Bola Mini Gala Pemdes Se-Dapil II Bolo-Madapangga, ditengah konflik sedang terjadi tiba-tiba ada masyarakat Desa Leu yang teriak dengan suara lantang dan menyebut "Oe Ndai Sambangi labo Landoli" yang artinya, Kita adalah sambangi dan landoli, mendengar teriakan itu nafsu dan amarah para pelaku konlfik itu pelan pelan mulai Luluh", ujar Benso.

 

Baca Juga :


Lanjut Benso, hikmah yang bisa diambil dalam konflik itu, bahwa sebenarnya tempat tempat Mistis memiliki peran dalam menciptakan kembali nilai nilai kekeluargaan. 

Ini semua tidak terlepas bagaimana Landoli dan Sambangi menjadi saksi sejarah, bahwa dahulu Leu dan Kara adalah Dua desa yang diibaratkan tangan kanan dan tangan kiri. yang kedua, masyarakat Leu dan Kara adalah rumpun keluarga yang pernah bertanam dibawah kaki Landoli dan berteduh dibawah rantingnya Sambangi. (Uba Leu) 

 



 
Uba Leu

Uba Leu

Fitrah Zaiman biasa dipanggil Uba Leu lahir di Desa Leu Sila, anak kedua dari pasangan Deo Uba Tika dan Faridah, Adik dari Al Amin dan Abang dari Rabiatul Adawiah. #HiduplahMenghidupkan#

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan