logoblog

Cari

Ayo, Belajar Menjadi Pembayun….

Ayo, Belajar Menjadi Pembayun….

Oleh: Lalu Pangkat Ali Mulai edisi ini, saya akan mencoba memberikan satu pembelajaran tentang salah satu ritual budaya suku Sasak dalam

Budaya

Pangkat Ali
Oleh Pangkat Ali
12 Desember, 2018 17:40:43
Budaya
Komentar: 0
Dibaca: 8840 Kali

Oleh: Lalu Pangkat Ali

Mulai edisi ini, saya akan mencoba memberikan satu pembelajaran tentang salah satu ritual budaya suku Sasak dalam menggelar upacara perkawinan. Dalam upacara perkawinan tersebut, ada namanya Sorong Serah Aji Krame. Di dalamnya diperlukan seorang yang bertugas sebagai pemandu. Pemandu inilah yang disebut “Pembayun”.

Tujuan penulisan naskah berjudul “Ayo Belajar Menjadi Pembayun” dalam upacara adat perkawinan masyarakat suku Sasak adalah, untuk memperkenalkan dan melatih para generasi muda menjadi Pembayun. Harapannya agar budaya sorong serah aji krama adat masyarakat suku Sasak ini, tidak pudar dan hilang akibat adanya abrasi budaya yang semakin hari semakin dipersempit ruang geraknya oleh pengaruh budaya barat.

Tujuan yang kedua dari penulisan naskah ini adalah, upaya menggali kembali budaya budaya Lombok yang menjadi kekayaan yang tak ternilai harganya yang telah lama terpendam karena kurang adanya minat orang menulis tentang budaya sendiri.

Kajian utama dari naskah tulisan ini adalah, khusus mengenai tata cara seorang Pembayun melaksanakan tugas pada upacara adat sorong serah, di samping itu, jenis bahan bahan apa saja yang dibawa oleh rombongan Penyorong dalam melaksanakan upacara adat sorong serah aji krama dalam setiap terjadi perkawinan dikalangan masyarakat suku Sasak.

 

Baca Juga :


Dalam tulisan ini dijelaskan, bagaimana titi tata cara seorang Pembayun mulai berjalan, jenis jenis barang bawaan (gegawan), perjalanan Pisolo, serta proses berlangsungnya sidang upacara adat sampai bentuk bentuk penyerahan serta nilai nilai dari masing masing barang bawaannya. Di samping itu pula, dipaparkan mengenai nilai filosofis dari berbagai jenis barang bawaan tersebut.

Semoga dengan adanya naskah tulisan ini, para generasi muda terketuk hatinya untuk mau belajar menjadi seorang Pembayun, agar nilai nilai adat istiadat serta budaya yang ada, kita terima secara turun temurun dari nenek moyang kita tetap lestari dan terpelihara, baik di dalam pelaksanaannya maupun nilai nilai yang terkandung di dalamnya, sehingga kita semua masyarakat suku Sasak memiliki kepribadian yang tetap terjaga, tidak cepat terpengaruh oleh budaya barat yang selalu ingin merubah suasana budaya kita.

Jika budaya kita bisa terpelihara dengan utuh, berarti jati diri dari masyarakat suku Sasak akan tetap abadi di hati sanubari generasi berikutnya. Selamat belajar….



 
Pangkat Ali

Pangkat Ali

Save Our Gumi Paer...LOMBOK Lalu Pangkat Ali, kesehariannya sebagai ASN -Pejabat Fungsional Pranata Humas Permkab.Lobar. Tinggal di Desa Kopang-Lombok Tengah. CP & WA: 081907941070. Fb: Fotografer Kopang & Eliza Agniya

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan