logoblog

Cari

Tutup Iklan

Ragam Ufi Dalam Pengobatan Tradisional Bima

Ragam Ufi Dalam Pengobatan Tradisional Bima

(KM.Makembo ) Ufi adalah salah satu metode pengobatan tradisional dengan cara meniup sambil memegang bagian tiubuh yang sakit atau pun cedera.

Budaya

KM. Makembo
Oleh KM. Makembo
18 Oktober, 2018 07:42:25
Budaya
Komentar: 0
Dibaca: 1751 Kali

(KM.Makembo ) Ufi adalah salah satu metode pengobatan tradisional dengan cara meniup sambil memegang bagian tiubuh yang sakit atau pun cedera. Biasanya metode ufi dilakukan pada bagian tubuh yang keseleo,patah, ketelan tulang ikan, atau bisul dan cacar. Banyak dikenal metode ufi terutama di desa desa yang masih dilakukan hingga saat ini.

Sambil melakukan ufi biasanya Sando atau dukun membacakan mantra mantra. Ada yang membacakan mantra yang sama sekali tidak dimengerti, ada juga yang melakukan ufi dengan membacakan ayat ayat suci Alquran. Beberapa mantra yang pernah saya catat untuk ufi anak anak yang demam adalah "Wadi Madi Manikam " entah apa artinya. Mantra mantra ufi biasanya tidak diberikan sembarangan karena berkaitan prosesi yang sakral. Biasanya untuk mendapatkan mantra mantra itu dilakukan dengan prosesi " Donggo Ilmu " atau serah terima ilmu sesuai kesepakatan dengan sando sebagai guru. Tetapi ada juga sando yang memberikan mantra mantra itu untuk kepentingan penelitian seperti yang ditulis kembali oleh Jonker dan saya pun mendapatkan mantra Rawa Waro di Bajo Pulo langsung dari Sando.

Ada juga ufi yang menggunakan media pengobatan dengan beberapa ramuan seperti lo i keta atau obat ramuan dari beras ketan yang dicampur bunga cempaka dan kenanga. Ada juga dengan sirih pinang dan daun bidara. Khusus daun bidara digunakan untuk meotde pengobatan orang yang sakit sejenis cacar yang dikenal dengan Para. Kebanyakan ufi menggunakan Air putih. Melalui media air putih, Sando bisa meniup atau memberikan mantra pada air putih yang setelah dikasi mantra bisa diminum oleh si sakit dan dioles pada bagian yang sakit. Air yang sudah diiisi dengan doa dan mantra ini biasa disebut Oi Ufi.

 “ Almarhum ayah saya juga dikenal dengan sando nggana dan sando ncara. Hampir setiap hari orang orang berdatangan untuk minta ufi oi atau mantra doa lewat air putih untuk orang orang yang salah urat, sakit perut atau lebih tepatnya dikenal dengan Ncara loko dan yang paling banyak adalah Ufi Oi Nggana untuk perempuan yang sulit melahirkan.” Demikian dikatakan budayawan Bima Alan Malingi.

Dikatakannya, ragam Ufi dalam tradisi Mbojo antara lain Ufi Ncara untuk pengobatan orang yang keseleo atau salah urat atau orang yang sakit perut atau yang dikenal dengan ncara loko. Ada juga ufi mpoka untuk orang orang yang terkena patah tulang. Ufi kancihi oi untuk orang yang demam. Ada juga ufi pana untuk orang orang atau anak anak yang demam. Ufi karena dan kawaro untuk anak dan orang yang kena penyakit cacar.

 

Baca Juga :


Ufi dan sarere peke uta untuk orang yang ketelan tulang ikan. Biasanya orang yang mekakukan sarere Peke uta ini adalah orang yang diketahui nggana ncuni atau lahir sungsang. Ada ufi apu mbuda bagi orang yang kemasukan binatang kecil seperti kunang kunang pada mata.

Ufi Tema dan Kaboti dilakukan untuk orang yang terkena penyakit tumor. Ufi Mposo untuk orang yang terkena penyakit bisul. Ufi Duha Woi untuk orang yang sakit gigi. Ragam ufi yang menjadi bagian dari tradisi pengobatan di Dana Mbojo adalah bagian dari kearifan masa lalu yang menjadi salah satu pengetahuan tradisional warisan leluhur Dana Mbojo hingga kini. []

 



 
KM. Makembo

KM. Makembo

Pemimpin/Penanggungjawab : Ruslan. S.Sos ( Alan Malingi ) Bidang Pubdok/Kampung Media Ketua : Rahmat Hidayatullah Wakil Ketua : Dedy Kurniawan Sekretaris : Badrunsyah

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan