logoblog

Cari

Tutup Iklan

Festival Rimpu di Monas

Festival Rimpu di Monas

Dompu - Harian Lewat, FOKKA (Forum Komunikasi Kasabua Ade) di Jabodetabek akan mengadakan “Festival Rimpu Bima Dompu 2018” di Monas, Minggu,

Budaya

Alif Rahmat Hidayat
Oleh Alif Rahmat Hidayat
12 Juli, 2018 08:06:52
Budaya
Komentar: 0
Dibaca: 15895 Kali

Dompu - Harian Lewat, FOKKA (Forum Komunikasi Kasabua Ade) di Jabodetabek akan mengadakan “Festival Rimpu Bima Dompu 2018” di Monas, Minggu, 15 Juli 2018 mendatang.

Rimpu merupakan bagian dari budaya unik dengan memakai kain (tenunan khas) Tembe Nggoli, kain tersebut dilingkarkan pada kepala hingga yang terlihat hanya wajah saja. Terlihat memang agak rumit memakainya, tapi sesungguhnya lebih simpel dan cepat setelah terbiasa menggunakannya.

Budaya rimpu mulai dikenal sejak masuknya Islam di Bima – Dompu yang dibawa oleh tokoh-tokoh Agama Islam dari tanah Gowa Makassar. Meskipun di masyarakat Gowa sendiri tidak mengenal budaya rimpu. Jadi rimpu, merupakan salah satu hasil karya budaya perempuan Bima – Dompu yang menjunjung tinggi ajaran Islam bahwa kaum perempuan yang sudah aqil balik diharuskan menutup aurat dihadapan yang bukan muhrimnya, maka jadilah rimpu sebagai busana penutup aurat.

Ada dua jenis Rimpu yang biasanya dikenakan: Pertama adalah “Rimpu Mpida”, yang dikenakan oleh perempuan yang belum menikah, maka rimpu mpida harus menutup semua bagian wajahnya, terkecuali mata. KeduaRimpu Ncolo” adalah rimpu yang dikenakan perempuan yang sudah menikah, diperbolehkan semua bagian wajahnya terbuka.

Rimpu bukan hanya persoalan gaya berbusana. Lebih dari itu, rimpu adalah identitas suku Mbojo. Ya, identitas budaya yang harus tetap dipertahankan eksistensinya sepanjang masa. Bagaimanapun juga, hilangnya budaya rimpu juga akan menghilangkan identitas asli suku Mbojo itu sendiri.

Hal ini tampaknya disadari betul oleh Pemkab Bima, Pemkot Bima dan Pemkab Dompu. Karena itu, mereka terus melakukan berbagai upaya untuk mempertahankan keberadaan rimpu, bahkan budaya Bima-Dompu secara keseluruhan.

 

Baca Juga :


Untuk melestarikan budaya Rimpu FOKKA, Pemerintah, pejabat terkait atau pemerhati budaya bersinergi dan secara terus menerus memperkenalkan akar budaya pada generasi muda, salah satu pengurus FOKKA, Jamaluddin Ikraman yang ditunjuk mensosialisasikan acara tersebut mengatakan, Acara kali ini cukup besar dan bersekala nasional serta melibatkan masyarakat asal Bima dan Dompu, Festival Rimpu sebenarnya pernah diadakan di Tangerang. Namun kali ini cakupannya cukup luas karena diadakan di Jakarta dan melibatkan 2 (dua) Kabupaten Bima dan Dompu.

Festival tersebut akan menyajikan pawai busana Rimpu yang diikuti oleh lebih dari 10.000 perempuan asal Bima dan Dompu. Acara dijadwalkan akan dimulai pukul 6 pagi dan berakhir pukul 3 sore. Titik kumpul pawai bertempat di Pelataran Monas mulai pukul 5.30 pagi.

Selain pawai Rimpu, acara yang akan dimeriahkan oleh sejumlah artis ibukota ini juga akan menyajikan pergelaran kesenian dan kuliner khas Bima dan Dompu.(ARD)

Video Peserta Festival Rimpu Bima - Dompu, Monas 15 April



 
Alif Rahmat Hidayat

Alif Rahmat Hidayat

Jakarta, 16 Februari 1994 Universitas Negeri Makassar, Prodi Teknologi Pendidikan 2017 No HP. 085398448770

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan