logoblog

Cari

Pemajuan Kebudayaan Melalui PPKD

Pemajuan Kebudayaan Melalui PPKD

Upaya pemajuan kebudayaan melalui perlindungan, pengembangan, pemanfaatan dan pembinaan merupakan langkah strategis pemerintah dalam mewujudkan masyarakat Indonesia yang berkepribadian dalam kebudayaan.

Budaya

Randal Patisamba
Oleh Randal Patisamba
06 Juli, 2018 18:49:42
Budaya
Komentar: 0
Dibaca: 34578 Kali

Upaya pemajuan kebudayaan melalui perlindungan, pengembangan, pemanfaatan dan pembinaan merupakan langkah strategis pemerintah dalam mewujudkan masyarakat Indonesia yang berkepribadian dalam kebudayaan.

Pemerintah melakukan pengarusutamaan kebudayaan melalui pendidikan untuk mencapai pemajuan kebudayaan karena pendidikan sejatinya merupakan upaya strategis dalam rangka membangun bangsa yang memiliki jati diri dan berkarakter. Pendidikan karakter menjadi titik temu utama antara pendidikan dan kebudayaan yang menempatkan kebudayaan sebagai sumber karakter dan pendidikan dengan mengusahakan pembudayaan karakter tersebut.

Untuk itu pemerintah daerah kabupaten/kota dan pemerintah daerah provinsi melakukan penyusunan dokumen perencanaan pemajuan kebudayaan berupa Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD) yang kemudian dirangkum menjadi Strategi Kebudayaan dan Rencana Induk Pemajuan Kebudayaan.

Sesuai pasal 9 UU No.5 2017 Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD) kabupaten kota dan provinsi, Strategi Kebudayaan dan Rencana Induk Pemajuan Kebudayaan merupakan serangkaian dokumen yang disusun secara berjenjang. Artinya Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD) kabupaten/kota menjadi dasar penyusunan Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah provinsi, PPKD provinsi menjadi dasar penyusunan Strategi Kebudayaan selanjutnya menjadi Rencana Induk Pemajuan Kebudayaan yang kemudian dituangkan dalam rencana pembangunan jangka panjang dan menengah pemerintah.

Tim PPKD Kabupaten Sumbawa yang terdiri dari pejabat daerah yang memiliki kompetensi di bidang seni budaya bersama seniman dan budayawan melakukan pengumpulan data melalui survei serta mengadakan forum terbuka dengan narasumber dari unsur tokoh masyarakat, tokoh adat, budayawan dan seniman di beberapa kecamatan yang dianggap memiliki kapasitas dan kapabilitas tentang seni dan budaya daerah.

Menurut Hasanuddin spd, ketua tim PPKD Kabupaten Sumbawa, berdasarkan pengamatannya, dari 24 kecamatan hanya 8 kecamatan yang dianggap memiliki potensi seni budaya dan kekhasan yang tidak dimiliki oleh kecamatan lain sehingga dianggap mewakili kecamatan lainnya seperti kecamatan Moyo Hulu, Moyo Hilir, Moyo Utara, Empang, Utan, Alas, Buer dan kota Sumbawa. "Berdasatkan pengamatan kami sebelumnya ada beberapa materi yang ada di suatu kecamatan namun juga dimiliki secara keseluruhan oleh kecamatan lainnya. Namun ada kekhasan yang hanya ada di beberapa kecamatan tapi tidak dimiliki oleh kecamatan lainnya. hal ini mencakup kekayaan, kekhasan budaya dan ragam etnis yang ada di Sumbawa".

 

Baca Juga :


Adapun tujuan pengumpulan data yang dilakukan oleh tim PPKD daerah yaitu untuk mendapatkan dafa faktual yang menggambarkan keadaan Objek Pemajuan Kebudayaan (OPK) secara keseluruhan. Data yang dikumpulkan meliputi gambaran umum Objek Pemajuan Kebudayaan, sumber daya manusia dan lembaga kebudayaan, sarana dan prasarana kebudayaan, peraturan daerah terkait OPK serta permasalahan, upaya penyelesaian dan kendala yang dihadapi.

Keseluruhan proses pengumpulan data mengacu pada sebelas borang PPKD dari Kemendikbud meliputi Borang Manuskrip, tradisi lisan, adat istiadat, ritus, pengetahuan tradisional, teknologi tradisional, seni, bahasa, permainan rakyat, olahraga tradisional dan cagar budaya.

Tahapan selanjutnya tim PPKD menyelenggarakan FGD dan forum terbuka dengan melakukan diskusi terbuka menghadirkan masyarakat serta berbagai narasumber baik individu maupun lembaga yang dinilai memiliki pengetahuan, pemahaman dan data OPK dan cagar budaya.

Akhir November nanti, PPKD ini akan dibahas dalam kongres kebudayaan nasional yang akan merumuskan strategi kebudayaan secara komfrehensif dengan harapan dapat menjadi landasan dan arah kebijakan untuk meningkatkan ketahanan budaya bangsa Indonesia. []



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan