logoblog

Cari

Pakaian Minta Hujan Dipamerkan di Islmaic Center

Pakaian Minta Hujan Dipamerkan di Islmaic Center

Pulau Sumbawa merupakan salah satu pulau di Nusa Tenggara Barat yang rawan musim kemarau berkepanjangan. Salah satu desa yang paling cepat

Budaya

KM JONG CELEBES
Oleh KM JONG CELEBES
02 Juni, 2018 16:41:22
Budaya
Komentar: 0
Dibaca: 6902 Kali

Pulau Sumbawa merupakan salah satu pulau di Nusa Tenggara Barat yang rawan musim kemarau berkepanjangan. Salah satu desa yang paling cepat merasakan dampak kemarau tersebut adalah Desa Moyo yang terletak di Kecamatan Moyohilir, Kabupaten Sumbawa. Dalam mensiasati musim kemarau yang berkepanjangan , biasanya mereka menyikapinya  dengan mengkaitkan  suatu bentuk tradisi yang telah diwarisi dari nenek moyangnya. Bentuk tradisi yang dimaksud adalah “Tradisi  Ngeneng Uwen” atau dalam bahasa Indonesia disebut Minta Hujan.   

Pada masyarakat Moyo hilir yang ada di Sumbawa, pelaksanaan upacara tersebut dilakukan di pantai, dan biasanya dilakukan pada hari minggu. Adapun yang menjadi peserta dalam kegiatan “Ngeneng Uwen” ini adalah mulai dari anak-anak hingga orang tua.

Dalam kegiatan “Ngeneng Uwen”, para peserta lebih awal mengambil air wudhu. Air wudhu bisa diambil di rumah dan juga bisa di pantai. Setelah itu mereka bersama-sama melakukan SembahYang (shalat) di tepi pantai yang disebut “SembahYang Ngeneng Uwen”. Setelah itu dilanjutkan dengan do’a bersama agar permintaan mereka yang berupa air hujan dapat terkabulkan oleh Sang Penguasa Langit. Selanjutnya mereka makan bersama di pantai dengan bekal yang dibawa dari rumah. Biasanya mereka menyembeli seekor kambing atau ayam yang lalu dimasak dan dimakan bersama di tepi pantai.

Dalam mengikuti kegiatan “Tradisi Ngeneng Uwen”,  para peserta diwajibkan membawa perlengkapan yang akan dipakai untuk upacara. Salah satu pakaian yang sering dipakai oleh kalangan perempuan dalam tradisi tersebut adalah Cipo Cila. Pakaian ini terbuat dari bahan benang kapas yang disulam dengan bahan perak motif ayam hutan, bunga dan lotto engal. Fungsinya digunakan sebagai kerudung oleh Perempuan Moyo Hilir ketika melakukan sembahyang minta hujan.

 

Baca Juga :


Khusus untuk pakaian minta hujan bagi kalangan Perempuan Moyo Hilir Sumbawa dapat disaksikan di Stand Pameran Ramadhan Islamic Center Kota Mataram. Pameran Ramadhan Ismamic Center terbuka setiap pagi hingga pukul 10 malam.

 



 
KM JONG CELEBES

KM JONG CELEBES

Andi Mulyan Datu Tjondong Dari Kabupaten Soppeng (Sul-Sel) -, tinggal di Selong/Mataram , fb: - Aron Zaan, No. Hp. 085333838169, pendikan Si (sastra perancis -UNHAS),pendidikan : S2 Sosiologi,ngabdi di UNU NTB MATARAM< UGR LOTIM<

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan