logoblog

Cari

Tutup Iklan

Maulid Yang Ter-bully

Maulid Yang Ter-bully

Prinsif dasar beragama, tidak menuntut pemeluknya untuk mengumpulkan pengikut yang banyak (QS Al Baqarah :250), tidak pula memaksakan kebenaran suatu penafsiran,(Al

Budaya

Chairil Anwar
Oleh Chairil Anwar
02 Desember, 2017 08:54:28
Budaya
Komentar: 0
Dibaca: 2824 Kali

Prinsif dasar beragama, tidak menuntut pemeluknya untuk mengumpulkan pengikut yang banyak (QS Al Baqarah :250), tidak pula memaksakan kebenaran suatu penafsiran,(Al Ahzab :40) apalagi yang menafsir adalah seorang manusia biasa yang bukan nabi dan rasul, adakalanya juga nabi dan rasul memiliki pewaris namanya ulama (Al Fathir 32) sifat dan wataknya jelas harus sama dan mirip dengan nabi dan rasul. sekurang-nya sifat wajib seperti Shiddiq,Tabligh, Amanah dan fathanah tentunya.

Keempat sifat itu harus Menyatu dalam prilaku, bukan hanya sebuah kamuflase, Lipstik, atau sebagai bentuk pencitraan, islam memperkenalkan bentuk sepeti ini dengan istilah keperibadian atau Uswatun Hasanah (Al Ahzab 21), sifat itu harus mampu tereduksi dalam seluruh system dan aflikasi hidup seorang ulama yang menjadi pewaris nabi dan rasul, yang di gariskan alquran sebagai rahmatan Lil’alamin (Jaminan kemaslahatan Semesta) atau meminjam istilah intlektual Sekarang Universal Trough.

Ulama-ulama itu tidak harus Nampak benar dalam satu masalah saja sedangkan dalam masalah-masalah yang mengandung Kemaslahatan yang lebih besar di sepelekan, dengan alasan Originalitas, Keshahihan, keaslian, atau tajdid yang seperti ini tentu akan memunculkan kesan Ortodoks,Jumud,Fanatis dan beberapa istilah yang berakibat kepada menurunnya Nilai-nilai luhur Islam, kondisi ini secara jujur akan merugikan dan membuat pemurtadan secara Massal, karena jaminan prinsif keadilan social (Ukhuwwah)

ukhuwwah harus di lindungi oleh keilmuan sebab ukhuwwah adalah buah keilmuan (Iqtidhā-ul ‘Ilmi Al ‘Amal, hal. 18), sedangkan Kejumudan, Fanatisme, Ortodok, Statis adalah hasil kawin silang dari Kebodohan dan keterbelakangan Kaum-kaum Jahiliyyah, watak jahiliyyah akan berkembang dan membungkus seluruh subsistem yang ada dan melemahkan sisi moral dengan munculnya benturan-benturan kepentingan dan kwantitas yang tidak termasuk substansi keilmuan.

Bawak Kesambik Kebon Blek, 12 Rabiul Awwal 1439 H

 

Baca Juga :


Abu Ikbal

 



 
Chairil Anwar

Chairil Anwar

Menjadi tua adalah sebuah kebiasaan, sedangkan menjadi dewasa adalah sebuah pilihan, dari KMKrens untuk NTB yang berdaya saing. HP 087763256047

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan