logoblog

Cari

Tutup Iklan

Banggruq Sasak

Banggruq Sasak

Istilah penyakit Banggruq, tidak datang dari kamus kedokteran. Tetapi kita dapatkan secara khusus pada dunia pemistikan Sasak. Kelompoknya adalah jenis ilmu

Budaya

Pangkat Ali
Oleh Pangkat Ali
09 Oktober, 2017 11:19:42
Budaya
Komentar: 0
Dibaca: 3835 Kali

Istilah penyakit Banggruq, tidak datang dari kamus kedokteran. Tetapi kita dapatkan secara khusus pada dunia pemistikan Sasak. Kelompoknya adalah jenis ilmu ‘kiri’ atau populer dengan nama ilmu hitam (black magic).

Dari deskripsi tentang ilmu mistik Sasak, maka ilmu hitam terdiri dari sub kelompok ilmu sihir atau tenung seperti, Padang Pasir, Dongaq Daka, Semeriq, Ilmu Selaq, Semputer, Sembungkem, Sirep, Semputer Gumi, Sengawun-awun, Sedengkol, Selemes, Senjabut, Seboq Perabot Nine, Selemes Tau Mame (impoten), Sekancing Gumi dan lainnya.

Dari jenis Sokeq, terdapat Sokeq Api, Sokeq Aiq, Kedebong Embus, Lomaq Lompe, Karang Kubur (karang Setra) dan lain julukan yang serem-serem. Dalam golongan racunn yang biasa disebut ‘cetik’ terdapat seperti; Montgong Kangkeq, Daru Besi, Daru Api, Racun Warangan, Beruang dan lain-lain yang bahannya kebanyakan dari dalam laut. Salah satu bahan induk yang berasal dari darat adalah, sejenis kayu yang disebut kayu Sokeq danb kayu Berhala.

Dari sekian macam racun atau cetik, yang dapat dijelaskan adalah cetik Montong Kangkeq yaitu, sebangsa kepiting api yang berasal dari lautan. Apabila kepiting ini naik ke darat, maka rumput-rumput yang dilaluinya akan terbakar kena radiasi racunnya. Tetapi bila ia kembali lagi, biasanya melalui jalur datangnya, maka rumput-rumput yang sudah terbakar itu akan segar kembali. Pada tubuhnya ada zat pemusnah, ada pula obat penawar berupa cairan yang keluar dari tubuhnya. Seperti hukum penyakit pada umumnya yaitu, ada penyakit ada pula obatnya.

Kayo Sokeq dan kayu Berhala, dapat diformulasi menjadi racun berbisa bila dicampur dengan jahe atau jeringo. Tentu masih ada formulasi lain untuk memberi kekuatan magis, berupa daya radiasi tertentu. Menjadi salah satu musuh (penawarnya) adalah kencur (sekuh) yang diformulasi dengan sirih dan kapur plus minyakpenawar dan mantra.

Berkaitan dengan kedua hal itu (sifat galak dan tawar dari jenis sokeq-sokeq ini), maka para dukun Sasak menasihatkan orang menjauhi makanan berjahe seperti kopi jahe dan lainnya. Konon, jahe membuat ‘pasangan orang’ menjadi galak. Dianjurkan, agar orang selalu membawa kencur dan mengunyahnya bersama butir-butir beras manakala terasa akan terkena ‘pasangan orang’. Wallahualam!

Pada kelompok lain dari mistik Sasak, kita dapati ilmu guna-guna berupa bekasih kepada perempuan. Guna-guna ini amat banyak macamnya, manyak pula julukannya. Dasri jenis guna-guna ini, terdapat Senggeger. Sangat sulit membedakan penggunaan Pekasih dan Senggeger.Namun secara umum, dapat dijelaskan, Pekasih ditujukan kepada orang seorang (obyek khusus).

Contoh guna-guna seperti; Kecial Kuning, Dongaq daka, Lentaq Nepet, Tojang Andus, Duyung Darat, Anak Yatim, Bute Meleng, Gugur Moto Manuk, Kao Ngokek Pite Inaq, Jarak Kuning, Asem Dares, Belae Bontong, Sengenit, Dodoq galeng, Jaran Guyang, Dewi Anjani, Nyai Petimah dan lain-lain.

Contoh senggeger misalnya; Senggeger Bila Nimpuh, Tete Gangsa, Senggeger Turun Tanghis, Mas Panji Komala, Jatiswara, Senggeger Nabi Daud, Nabi Sulaiman, Nabi Yusuf, senggeger Mayit, Macan Kuning dan berbagai macam guna-guna yang disebut Semanis Mate.

Mengenai media pengantar (wahana) ilmu guna-guna ini, ada yang berupa mantera Sasak, mantera berbahasa Jawa, doa dan rajah-rajah.

Di samping ilmu kiri, ada pula ilmu kanan berupa ilmu kejayaan dan ilmu pengobatan. Begitu banyak ilmu ini, sehingga tak mungkin untuk dijelaskan satu persatu. Ada pula ilmu khusus untuk urusan roh halus, jin dan bakeq. Ada lagi ilmu untuk binatang galak atau berbisa. Namun yang ingin kita tonjolkan di sini adalah soal Banggruq.

 

Baca Juga :


Banggruq biasanya ditujukan kepada kaum wanita muda, gadis maupun janda. Sifatnya merusak dengan mengacaukan daya kesadaran manusia. Lelaki menggunakan ilmu ini untuk membalas sakit hati. Banggruq tidak seperti ilmu pekasih yang dapat membuat wanita jatuh cinta. Justru Banggruq dapat membuat orang jadi sentimen kepada si Pemasang. Lelaki yang merasa sakit hati karena dipermainkan wanita, atau ditinggal kawin, kadang merasa tergoda untuk memasang Banggruq. Tentu saja jenis lelaki ini dari golongan yang kurang beriman.

Persyaratan dari tata laku untuk membuat ramuan Banggruq ini, tidak terlalu sulit. Dengan mendapatkan induknya (bibitnya),orang lalu pergi ke lubang kali untukmembuat penawar (tablet). Di lubang kali itu si Pemasang akan bergaya, menyanyi, menari,atau berteriak semau hati. Ada yang jungkir balik, mengamuk atau memanjat pohon. Ada yang membuang kainnya. Pokoknya macam-macamlah. Penawar yang dibuat itu, akan menadpat kekuatan radiasinya dengan pengaruh induknya (inen banggruq). Bandingkan hal ini dengan pembuatan roti dengan his, atau pembuatan tempe dan tahu yang sama-sama memakai bibit. Setelah jadi, maka siaplah si penawar untuk dipasang.

Ada satu tradisi yang mendorong orang memelihara jenis guna-guna seperti Banggruq ini yaitu, kegemaran memelihara burung merpati. Penggemar burung merpati yang biasa mengadu (baluan dare) biasanya tertarik memelihara Banggruq, Sawun-awun dan Senggeger untuk kepentingan adu merpati.

Ini terjadi pada tukang judi atau botoh dare yang serius. Kalau hanya untuk hobi (kegemaran), barangkali tidak sampai di situ pikirannya.

Mengenai jenis banggruq ini, secara garis besar terbagi menjadi dua yaitu, Banggruq Biasa (perorangan) dan Banggruq Betulung (menular). Dari macamnya ini dapat disebutkan ada Banggruq Belawas,Banggruq Menari, Memanjat dan diharapkan pula ada Banggruq Break Dance, HipHop, Rege,Disco, Rock, supaya canggih dan keren!

Terkait pengobatannya, macam-macam obatnya. Ada obat dan doa pamungkas Banggruq. Diantaranya adalah, doa-doa yang diambil dari Al-Quran, meski bacaannya tidak terlalu sempurna. Dan inilah antara lain, cara mengatasi orang kena Banggruq. Pertama, dapat diihtiarkan dengan menuangkan air ceret ke lubang hidungnya supaya bersin. Kalau sudah bersin, Banggruqnya akan hilang. Kalu toh masih, mungkin dia kajuman atau kadung sudah malu dilihat orang banyak. Cara lain, dengan menekan biji merica ke ujung ibu jari kakinya. Juga dengan membakarkan cabe (lombok), atau dengan menghembuskan bubuk merica ke lubang hidungnya.

Selain cara di atas, doa dan mantera juga dapat mengobati Banggruq. Salah satu doa obat Banggruq adalah, lafaz Al-Qurfan: Innalillahi wainna ilaihi rojiun. Lalu semprotkan lubang hidung dan matanya dengan air.

Meski begitu, menyetop Banggruq itu memang tidak sulit. Yang sulit adalah, memusnahkan pengaruhnya agar orang tidak kumat (kambuh) lagi. Penderita perlu dimandikan, agar penyakit histerisnya tuntas.

Mau coba? Oh....Hanya Ridho Allah yang membuat setiap hajat hambaNya bisa terkabut. (L.Pangkat Ali).



 
Pangkat Ali

Pangkat Ali

Save Our Gumi Paer...LOMBOK Lalu Pangkat Ali, kesehariannya sebagai ASN -Pejabat Fungsional Pranata Humas Permkab.Lobar. Tinggal di Desa Kopang-Lombok Tengah. CP & WA: 081907941070. Fb: Fotografer Kopang & Eliza Agniya

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2017 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan