Cari

Tutup Iklan

Budaya

Tradisi Melala Minyak Sumbawa di Desa Sepukur

Tradisi Melala Minyak Sumbawa di Desa Sepukur

Tradisi Melala Minyak Sumbawa di Desa Sepukur

KM. Gempar
Oleh KM. Gempar
09 Juni, 2017 01:44:39
Budaya
Komentar: 0
Dibaca: 4312 Kali


KM Gempar. Melala adalah Proses pembuatan Minyak Sumbawa yang merupakan warisan Leluhur Masyarakat Sumbawa. Dalam memilih jenis bahan bahan campuran tidaklah gampang, hal ini tentunya akan mempengaruhi khasiat dari minyak tersebut. selain itu, cara pembuatannyapun tidaklah mudah karena memakan waktu yang cukup lama dan harus dilakukan oleh orang laki laki sambil membaca sholawat serta Zikir.

Ada banyak macam minyak Sumbawa yang disesuaikan dengan khasiat masing masing yang dianjurkan oleh Sandro atau peracik minyak. Di Desa Sepukur Kecamatan Lantung, Proses pembuatan minyak sumbawa masih dipertahankan hingga sekarang. sebagai salah satu ikon Festival Kampung Syahdu Lantung, Desa Sepukur Kecamatan lantung dikenal dengan Desa yang masih kental adat istiadatnya.

Salah seorang tukang urut di Desa Sepukur yang kerap di sapa Pak Iye adalah salah satu warga yang terus mempertahankan proses sakral pembuatan minyak Sumbawa. Menurut beliau, mencari bahan bahan campuran Minyak Sumbawa tidaklah mudah. pada umumnya, Minyak Sumbawa menggunakan bahan utama yaitu kelapa dan rempah rempah. Namun, dari berbagai macam rempah rempah Pak Iye hanya memakai Jahe dan campuran lainnya berupa Akar akar kayu yang tidak sembarangan didapat serta proses pengambilannyapun tidak sembarangan.

Minyak Sumbawa sangat dikenal bahkan hingga ke mancanegara. Khasiat minyak Sumbawa Lantung Sepukur sudah tak diragukan lagi. Para wisatawan yang datang berkunjung ke kampung wisata kecamatan Lantung juga bisa menjadikan Minyak Sumbawa khas Lantung Sepukur sebagai oleh-oleh karena khasiat minyak ini menjadi pilihan alternative untuk hidup sehat tanpa indikasi medis tertentu.

Tradisi melala ini menjadi salah satu bukti bahwa masyarakat Sumbawa sampai sekarang masih mengandalkan pengobatan tradisional yang terbukti khasiatnya serta tradisi ini membuktikan bahwa potensi kekayaan alam Sumbawa sangat besar dalam membantu pertumbuhan Ekonomi Masyarakat hingga menjadi modal tersendiri untuk dimanfaatkan. ***Ryan Muammar () -01



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2017 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan