logoblog

Cari

Tutup Iklan

Keberagaman Menjadi Kekayaan Lombok

Keberagaman Menjadi Kekayaan Lombok

KEBERAGAMAN SERIBU PERBEDAAN ( PULAU LOMBOK ) Lombok adalah nama sebuah pulau di provinsi Nunsa tenggara Barat yang terletak di sebuah Ujung

Budaya

humaidi
Oleh humaidi
04 Mei, 2017 14:01:40
Budaya
Komentar: 0
Dibaca: 6768 Kali

KEBERAGAMAN SERIBU PERBEDAAN ( PULAU LOMBOK )

Lombok adalah nama sebuah pulau di provinsi Nunsa tenggara Barat yang terletak di sebuah Ujung barat secara geografis, Lombok merupakan pulau yang di kelilingi oleh lautan. Di Sebelah utara laut pantai utara Lombok, sebelah selatan Samudera Hindia, sebelah timur Selat  Alas dan sebelah barat selat Lombok. Pulau Lombok sendiri, terbagi menjadi empat daerah Kabupaten, yaitu Kabupaten Lombok Barat, Kabupaten Lombok Tengah, Kabupaten Lombok Timur, Kabupaten dan Kabupaten Lombok Utara, dengan satu daerah Kota yaitu Kota Mataram.

Penduduk yang mendiami Pulau Lombok sangat beragam, karena Penduduk yang mendiami. Pulau Lombok datang dari seluruh daerah, di Indonesia, Masyarakat asli yang mendiami Pulau. Lombok adalah berasal dari Suku Sasak, Suku – Suku lain yang mendiami Pulau ini bermacam  Macam , seperti suku samawa, suku bali, suku Jawa, suku Arab, suku China, suku Bugis dan suku Banjar. Masing – masing suku tersebut mempunyai pola komunikasi yang berbeda. Penduduk asli yang mendiami Pulau Lombok adalah Suku Sasak, sedangkan Suku Arab, pada Umum-nya tinggal di kampng Arab Ampenan, dan sebgian di antara mereka bermukim di Lombok Timur, seperti di pancor dan Masbagik. Sedangkan orang – orang China, yang Mayoritas-nya berpropesi sebagai pedagang, rata – rata tinggal di pusat – pusat pasar, terkadang Suku pendatang  ini bertempat tinggal secara berkelompok turun temurun.

Suku Sasak merupakan Suku mayoritas, dan Suku Arab dan China adalah pendatang, tiga Suku Tersebut hidup berdampingan, saling menjunjung antara Norma beragama, Norma Kemanusiaan Dan Norma bermasyarakat, hidup dalam membentuk kerukunan umat beragama meski berlainan agama, hidup secara berkelompk nilai solidaritas sangat di utamakan, terasa indahnya Negara berdemokrasi ini, saling menjaga kerukunan antar umat beragama.

Banyak-nya etnis semakin mempererat hubungan solidaritas, empati yang membuat kerukunan umat beragama semakin terjaga, Negara berdemokrasi Negara berpedoman benekatunggalika adalah terletak diNunsa Tenggar Barat, kerukunan bisa terjaga akibat komunikasi yang efektip, pemimpin dengan rakyat atasan dengan bawahan, dari inspiratif menuju inopatif, adalah memberikan rasa terbuka pikiran yang plong dari sempit-nya ruang saling mendengarkan.

 

Baca Juga :


Belajar mendengar adalah cirri khas beragama, cirri khas pemimpin dan bermasyarakat, semua agama mengajarkan tentang kebaikan dan melarang keras tentang keburukan, kepercayaan masing-masing kebudayaan masing-masing tokoh yang masing-masing, adalah corak dari Pulau itu sendiri bercorak dengan tinta warna ditepian laut.

Adalah sholat, nyembah, memasang sesajen, cirri khas berpemimpin, bagi orang Hindu bali bersiap-siap menggunakan pakaian tertentu, membawa apa yang menjadi santunan dan mengambil apa yang menjadi tuntunan, sedangkan bagi orang Islam dalam shlot berjamaah, sebelum imam melakukan takbir, ada pemberitauan imam kepada makmum, sehingga membuat efektip-nya sholat jama’ah, menjadi pemimpin juga akan sedemikian harus melibatkan Rakyat, mendengarkan aspirasi Rakyat, menjadi Rakyat juga akan sedemikian mendengarkan pemimpin dan mengikutinya dibelakang bergerak menuju satu komitmen tujuan membentuk kerukunan umat antar beragama antar budaya.

 Dimanapun kita tinggal, dimanapun kita menuntut, dengan ketinggian I Q apapun tetapi tanpa menghargai budaya, agama, warisan yang kental adalah sia-sia, sebaliknyapun dimana kita berada diman kita memegang peranan, tetaplah kembalikn pada asas kepercayaan untuk satu membela kerukunan umat antar beragama.



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan