logoblog

Cari

Tradisi Doa Soro Di Teluk Waworada

Tradisi Doa Soro Di Teluk Waworada

(KM.Sarangge )"DOA SORO" adalah Kegiatan Sosial Budaya Bagi Masyarakat Nelayan Desa Rompo Kec. Langgudu. Doa Soro dimaksudkan utk memohon Limpahan Rahmat

Budaya

KM. Sarangge
Oleh KM. Sarangge
01 Mei, 2017 05:40:02
Budaya
Komentar: 0
Dibaca: 7199 Kali

(KM.Sarangge )"DOA SORO" adalah Kegiatan Sosial Budaya Bagi Masyarakat Nelayan Desa Rompo Kec. Langgudu. Doa Soro dimaksudkan utk memohon Limpahan Rahmat dan Rejki dari Allah SWT. Khususnya Ikan melimpah. Doa Soro diikuti oleh seluruh masyarakat Nelayan.

Pesta Adat (Doa Soro) Biasanya dilaksanakan sekali dlm setahun, antara bulan pebruari, maret dan april. Perlengkapan doanya terdiri dari : - Ayam Jantan dan Betina yg disembelih di pinggir laut, - Kambing dan Kerbau disembelih di pibggir laut yg disaksikan oleh seluruh masyarakat nelayan, kemudian Kepala Kerbau dan Kambing dihanyutkan ke laut dg menggunakan rakit yg dibuat khsus. (Tahun ini tdk ada kerbau dan kambing). -Ikan Laut yg dibakar dan direbus.

Ayam, Kambing, Kerbau disembelih oleh Tuan Guru/ Imam Masjid dan Doa, dipimpin oleh Tuan Guru/ Ulama, acaranya dilakukan sejak waktu pagi (waktu arak-arakan keliling kampung). Acara doanya dilakukan pada waktu Siang (Ba'da Duhur) atau Sore (Ba'da Ashar). Bulan Pebruari, Maret dan April adalah bulan akhir musim hujan dan memasuki musim kemarau.

Sumber : Abubakar, SH ( Sekcam Langgudu)

 

Baca Juga :


Penulis : Alan Malingi [] - 01

 



 
KM. Sarangge

KM. Sarangge

Pelopor Kampung Media di Kota Bima. Menyuguhkan Informasi Kampung Yang Tak Kampungan. Ketua Komunitas Dedy Kurniawan.

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan