logoblog

Cari

Ratusan Wisatawan Saksikan Malean Sampi di Nyiurlembang

Ratusan Wisatawan Saksikan Malean Sampi di Nyiurlembang

Nyiurlembang salah satu desa di wilayah administratif Kecamatan Namada, sepertinya menjadi karakteristik desa budaya yang terbilang rutin dan secara berkesinambungan menggelar

Budaya

KM Rinjani Lombok
Oleh KM Rinjani Lombok
19 Februari, 2017 14:14:12
Budaya
Komentar: 1
Dibaca: 13598 Kali

Nyiurlembang salah satu desa di wilayah administratif Kecamatan Namada, sepertinya menjadi karakteristik desa budaya yang terbilang rutin dan secara berkesinambungan menggelar even tahunan “Malean Sampi”. Malean Sampi sendiri jauh identik dan tak bisa dikatakan tak sama tapi serupa dengan apa yang sudah dikenal di madura degan karapan sapi. Jika karapan sapi di Madura lahan yang digunakan untuk itu yakni pada lahan kering, padat bahkan berdebu di lapangan terbuka ukuran lapangan sepak bola. Namun yang terjadi di Lombok Barat justru sebaliknya. Antara sawah berair ditandai dengan gumpalan tanah basah setelah dibajak menjadi arena malean sampi digelar.

Event tahunan yang diacarakan Sabtu (18/2) di areal persawahan tak jauh dari Kantor Desa Nyiurlembang, Narmada dihadiri langsung Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid, anggota DPRD Lobar Dapil Narmada-Kuripan, Kepala Dinas Pariwisata Lobar Ispan Junaidi, Camat Narmada beserta angota Muspika, Kepala Desa Nyiurlembang dan perangkatnya dan hampir seribuan pengunjung yang datang dari berbagai desa se-Kecamatan Narmada.

Yang menjadi pembeda Malean Sampi kali ini dibanding dengan even serupa tahun sebelumnya, yakni kehadiran tidak kurang dari seratusan peserta Pam Trif Wisata Halal Lombok. Rupanya jauh hari sebelumnya Pemda Lombok Barat melalui Dinas pariwisata daerah ini lebih awal mensosialisasikannya ke sejumlah Travel Agent yang tergabung dalam Asosiasi Travel Agent Indonesia (ASITA) dan Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) NTB.

Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid yang melepas kegiatan ini kepada para wisatawan menjelaskan, jika Malean Sampi ini merupakan kalender of event tahunan bagi masyarakat Lombok Barat. Malean Sampi di Lombok Barat ini, mantan Ketua KPU NTB ini berbeda dengan karapan sapi yang ada di Madura. “Di Madura yang dinilai adu cepat sepasang sapi hingga melintasi garis fhinis. Namun Malean Sampi di Lombok lebih pada wujud rasa syukur petani atas hasil panen padi dan menyambut musim tanam berikutnya. Selain itu juga sepasang sapi yang dilombakan lebih pada pemasangan aksesoris yang mencerminkan keindahan, estetika dan ekpresi seni yang lebih ditonjolkan,” jelas orang nomor satu di Gumi Patut Patuh patju ini.

Bupati berharap kepada berharap kepada para wisatawan dan melalui perhimpunan travel agent, pramuwisata agar menebarkan informasi destinasi wisata lengkap dengan perpaduan budaya Lombok Barat kepada wisatawan lainnya di negara dan daerahnya masing-masing, bahwa tidak ada ruginya berwisata ke Lombok Barat.

Terkait dengan keinginan para peternak untuk bisa memiliki lahan khusus untuk area malean sampi ini, Bupati menyambutnya dengan baik. Apalagi ada tanah Pemda yang memungkinkan untuk dimanfaatkan. “Saya sendiri siap menyetujuinya apalagi didukung oleh teman-teman di DPRD,” ujar Fauzan.

 

Baca Juga :


Kepala desa Nyiurlembang, H.Warti Asmunadi melaporkan Malean Sampi ini diselenggarakan sebagai rasa terima kasih dan pertanda syukur atas pelaksanaan Pilkades Nyiurlembang yang berlangsung aman, nyaman dan tertib beberapa waktu lalu. Malean Sampi bagi Pemerintah Desa Nyiurlembang tela dijadikan sebagai event utama yang harus digelar setiap tahunnya dan seiring juga dengan upaya pelestarian budaya masyarakat desa Nyiurlembang. Jumlah peserta dalam event ini sebanyak 50 pasang sapi yang siap berlaga untuk menunjukkan kebolehannya dalam atraksi budaya ini.  

Masnun tour guide dari PT Sentosa Tours and Travel Mataram yang membawa rombongan Pam Trif Wisata tersebut kepada KIM di sela-sela event Malean Sampi ini menyatakan, rombongan tour Pam Trif Wisata ini sebelumnya menyempatkan diri melihat sugugan potensi wisata alam konservasi di Sesaot dan berikutnya paket perjalanan diteruskan ke event Malean Sampi. Sejumlah wisatawan yang turut dalam rombongan kali ini berasal dari Malaysia, Thailand, Jepang, Singapore dan india. Ditambah lagi wisatawan domestik asal Jakarta, Bandung.

Masnun memperjelas jika para wisatawan ini sangat antusias melihat potensi destinasi wisata khususnya yang ada di Lombok Barat terlebih suguhan atraksi budaya Malean Sampi di Nyiurlembag ini. “Para wisatawan ini dipasilitasi perjalanannya oleh Garuda Airlines bekerjasama dengan Asosiasi Perjalanan Indonesia dan Pramuwisata Indonesia. Baik ASITA, HPI terlebih Garuda Indonesia memiliki ownner atau cabang di seluruh Indonesia termasuk di luar negeri. Untuk itu ia berjanji selepas ke Lombok Barat ini akan mendatangkan wisatawan dalam jumah besar dengan konsentrasi kunjungan wisatanya ke Lombok,” ujar Masnun. 



 
KM Rinjani Lombok

KM Rinjani Lombok

KM Rinjani Lombok diinspirasi oleh tekad bersama sesama anggota untuk membangun informasi produktif, komunikatif dan aspiratif di seputar Lobar dan gumi Lombok umumnya. Anggota: Hernawardi (Ketua), Fathurrahman, Ardipati, L. Suhaemi, Rian F, L. Budi D. Hp

Artikel Terkait

1 KOMENTAR

  1. Pangkat Ali

    Pangkat Ali

    20 Februari, 2017

    Pak Her......Bagaimana potonya ini?....Terus hasil wawancara saya dengan Kades H.Warti. Desa Nyur Lembang, bukan Nyiurlembang...mohon ralat


 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan