logoblog

Cari

Tutup Iklan

Wali Kota Mataram Hadiri Maulid Adat Bayan

Wali Kota Mataram  Hadiri  Maulid Adat Bayan

Bayan (KM Primadona)-  Mulud Adat  Adalah Salah Satu Ritual Atau Prosesi  Adat  Yang Diselenggarakan Oleh Masyarakat Adat Bayan Kabupaten Lombok Utara

Budaya

miftahul hafiz
Oleh miftahul hafiz
15 Desember, 2016 19:15:51
Budaya
Komentar: 0
Dibaca: 15507 Kali

Bayan (KM Primadona)-  Mulud Adat  Adalah Salah Satu Ritual Atau Prosesi  Adat  Yang Diselenggarakan Oleh Masyarakat Adat Bayan Kabupaten Lombok Utara ,Yang  mana  Pelaksanaannya  Dilakukan Setahun Sekali. 

 Propsesi Ini  Dilakukanm  Dalam  Rangka Memperingati Kelahiran Nabi Besar Muhammad. S.A.W   Yang Dilaksanakan Secara Adat.  Ritual ini dilakukan  Oleh Masyrakat  Adat Dibebrapa  Wilayah Dikabupaten Lombok Utara,Terutama Masyarakat Adat Bayan .

  Ritual Ini Dilaksanakan Selama  Dua Hari ,Yakni Hari Pertama Yang Disebut “Kayuq Aiq” Dan Hari Kedua Disebut “Gawe” .   Dimana Pada Tahun  Ini Perayaannya Dilaksanakan  Dari  Hari Rabu 14/12/16  Sampai Dengan  Hari Kamis 15/12/16  Yang Bertepatan Dengan 14 - 15 Rabi’ul Awal 1438 H.

.Ada  Pemandangan Berbeda Pada  Peringatan Mulud Adat (Maulid Adat) Tahun Ini , Yakni Dengan Hadirannya   Peraih Penghargaan  Tokoh Adat  Pengerakse Utame Budaye Kota Mataram 2011 Dari Aliansi Masyarakat Adat Nusantara  Pada 13 Desember  2011 Silam ,Yang Mana  Saat Ini Juga  Menjabat Sebagai Wali Kota Mataram,TGH .Ahyar Abduh.

 Kehadiran  Pria Kelahiran  Dasan Agung  20 Oktober  1960 Ini   Dan Rombongan Dalam Rangka Memenuhi Undangan  Aliansi Masyarakat  Adat Nusantara (AMAN)  Kabupaten Lombok Utara   Untuk  Menyaksikan Secara Langsung   Prosesi Mulud Adat  Dibayan . Meskipun Kehadirannya Pada  Hari Pertama (Kayuq aiq),Namun  Ia Mengaku  Senang Dapat Menyempatkan Hadir Dan Menyaksikan Prayaan Tersebut.

 Dalam Kesempatan Itu,Ahyar Abduh Mengapresiasi Masayrakat Bayan Yang Masih   Tetap Menjaga Dan Melestarikan  Adat Istidat Yang Merupakan Warisan Nenek Moyang  Berabad – Abad Yang Lalu Diera  Globalisasi  Saat Ini. Selain Itu Pula,Ia Menagaku   Sangat Bersyukur Dapat Hadir Pada Acara Tersebut,  Karena Dengan Mengikuti Ritual Mulud Adat ini  Memberikan Pengalaman Yang Baru Untuknya, iapun  berharap masyarakat dibayan dapat mempertahankannya sampai generasi yang akan datang.

‘’Saya Sebagai Salah Satu Tokoh Adat Di Gumi Sasak Ini Sangat Bangga Kepada Masyarkat Kita Yang Ada Dibayan Yang Masih Tetap Menjaga Dan Melestarikan Adat Dan Budaya  Yang  Telah Diwariskan Oleh Leluhur Kita , Dan Ini Menjadi Salah Satu Pengalaman Baru Untuk Saya Pribadi Karena Dapat Menyaksikan Secara Langsung Bagaimana Proses Pelaksanaan Ritual Mulud Adat  Dan Tahu History Dari Mulud Adat Ini Sendiri,dan saya  berharap masyarakat kita yang ada dibayan ini tetap  mempertahankannya   “ Ungkapnya .

 

Baca Juga :


 ‘’Alhamdulillah Saya  Merasa Bahagia  Dapat Hadir Dalam Acara Mulud Adat Ini Meskipun Pada Hari Pertama,karena Kemungkinan Besar Saya   Tidak Dapat Hadir Pada Hari Puncaknya Besok  Dikarenakan  Ada Kegiatan  Yang Tidak Dapat Saya Tinggalkan  ”Lanjut Abduh.

 Pada Kesempatan Itu Pula,Pria Yang Telah Menduduki Posisi Wali Kota  mataram  2 Periode Ini  Mengikuti  Salah Satu Rangkain Prosesi  Mulud Adat,Yakni “Menyembeq”.  Yakni  Pemebrian  Tanda Di Dahi Warga Adat Dengan “Mamaq” Dari Sirih Sebagai Ritual Penandaan Anak (Kauman) Adat Oleh Inan Meniq.

 Selanjutnya  Ia Bersama Rombongan  melanjutkan kunjungan  Kesalah Satu Cagar Budaya Lombok Utara Yakni Masjid Kuno (Masjid Beleq) Bayan Dan Beberapa Lokasi Perayaan Mulud Adat Lainnya. Yang Diakhiri Dengan Menghadiri Jamuan Makan Malam Dikediaman Bapak Singalim,Salah Satu Tokoh Masyarakat Kecamatan Bayan.() -03

 



 
miftahul hafiz

miftahul hafiz

Lulusan smk jurusan tehnik menkanik otomotif pada tahun 2008 Dan menjadi penyiar radio komunitas primadona fm sampai saat ini. kontak : 082 340 084 281 (WA,IMO) facebook : hafidz zahrack

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan