logoblog

Cari

Tutup Iklan

Begibung, Mengajarkan Kebersamaan

Begibung, Mengajarkan Kebersamaan

Begibung adalah salah satu bentuk tradisi dalam kehidupan masyarakat sasak yang ada di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Bentuk tradisi yang merupakan

Budaya

KM JONG CELEBES
Oleh KM JONG CELEBES
26 November, 2016 20:56:47
Budaya
Komentar: 0
Dibaca: 12113 Kali

Begibung adalah salah satu bentuk tradisi dalam kehidupan masyarakat sasak yang ada di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Bentuk tradisi yang merupakan warisan leluhur suku sasak ini berlangsung ketika mereka makan bersama-sama dengan hanya menggunakan satu wadah nampan, yang dalam bahasa sasak disebut “nare”. Nasi dan berbagai lauk-pauk diatur di dalam “nare” tersebut, dan biasanya melibatkan 2 sampai 5 orang untuk makan bersama-sama. Ukuran diameter dari “nare tersebut hanya berkisar 25 sampai 30 cm, sehingga mereka pun terkadang makan bersama-sama dengan posisi jongkok atau duduk bersila. Merekapun juga akrab menggunakan tangan sendiri untuk makan, tanpa menggunakan sendok dan garpu.

Begibung atau makan bersama-sama dengan menggunakan satu wadan nampan (nare) biasanya berlangsung pada upacara adat sasak di Lombok. Dalam upacara pernikahan “merariq”, acara sukuran, perayaan hari maulid Nabi, dll,  yang mana sifat kebersamaan selalu dfitunjukkan oleh orang sasak. Namun dalam kondisi darurat, begibung biasanya hanya menggunakan daun pisang sebagai pengganti wadan nampan (nare).