logoblog

Cari

Tutup Iklan

Pacoa Jara Warisan Budaya Tak Benda Bima 2016

Pacoa Jara Warisan Budaya Tak Benda Bima 2016

KM TNC. Balai Pelestarian Nilai Budaya Badung (Bali, NTB, NTT) Bapak I Made Purna,M.Si selaku kepala BPNB mengungkapkan “tahun 2016 ini

Budaya

KM. Tembe Nggoli
Oleh KM. Tembe Nggoli
08 September, 2015 20:36:03
Budaya
Komentar: 0
Dibaca: 9987 Kali

KM TNC. Balai Pelestarian Nilai Budaya Badung (Bali, NTB, NTT) Bapak I Made Purna,M.Si selaku kepala BPNB mengungkapkan “tahun 2016 ini BPNB telah memilih warisan budaya Bima yaitu Pacoa Jara (balapan kuda) sebagai warisan budaya Bima yang akan diusulkan masuk dalam penetapan warisan budaya tak benda Indonesia” ungkapnya saat sosialisasi di Asi Mbojo (Istana Bima), Selasa (08/09).

Purna menjelaskan alasan kenapa memilih Pacoa Jara sebagai warisan budaya tak benda usulan Bima “karena saya melihat Pacoa Jara walaupun terdapat didaerah lain namun ada sisi keunikan seperti joki-joki cilik yang tangkas dan kuat sehingga dengan keunikan yang ada saya menganggap bahwa Pacoa Jara Bima sangat tepat untuk tahun 2016 diusulkan sebagai warisan budaya Bima Indonesia” jelasnya.

“namun saya berharap selain Pacoa Jara masih ada warisan budaya Bima yang tidak ada didaerah lain yang bisa kami usulkan lagi” harapnya.

Purna menambahkan “selain Bima kami juga telah mengusulkan kuliner khas Taliwang Sumbawa, Gendang Blek Sasak Lombok”.

“warisan budaya tersebut sesuai jadwal, usulan ini akan dilombakan di Jakarta sekitar tanggal 20-23 Desember Tahun ini dengan melalui seleksi yang ketat dengan kriteri-kriteria tertentu” lanjutnya.

Tahun ini melalui badan pelestarian nilai budaya (BPNB) yang diusulkan masuk sebagai WBTB Indonesia (warisan budaya tak benda yang diakui UNESCO) diantaranya Taman Mini Indonesia Indah di Jakarta, Tari Bali di Bali dan Kapal Phinisi di Sulawesi.

 

Baca Juga :


Berikut warisan budaya tak benda yang telah diakui UNESCO:

  1. 2003 dan 2008 Wayang Indonesia
  2. 2005 dan 2008 Keris Indonesia
  3. 2009 Batik Indonesia
  4. 2010 Angklung Indonesia
  5. 2011 Tari Saman
  6. 2012 Noken di Papua

Dalam Konvensi UNESCO 2003 menjelaskan bahwa pelestarian warisan budaya bertujuan untuk memberikan rasa identitas dan keberlanjutan membantu manusia memahami dunianya dan memberikan makna pada kehidupan dan cara manusia hidup bermasyarakat

Selain Pacoa Jara Syafrudin kepala Dikbudpar Kab Bima akan mengusulkan juga Tenun Motif Renda asli Bima yang saat ini sudah banyak daerah lain yang mengaku berasal dari daerahnya “insyallah motif renda akan diusulkan juga menginggat motif ini sudah sampai di luar negeri bahkan manta presiden RI ke 6 SBY pernah memakainya” ungkapnya. Alamsyah () -05



 
KM. Tembe Nggoli

KM. Tembe Nggoli

Tembe Nggoli Community (TNC) Anggota Alamsyah (alamsyah_km@yahoo.com) Hp. 081237986726/ akun pribadi (Alamsyah) Facebook : Alamsyah KM/ twitter : @AlamsyahCS Alamat : Jl Sawo Kel Rabangodu Utara Kec Raba Kota Bima - NTB

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan