logoblog

Cari

"Ancak" Tanda Mulai Gotong Royong

KM Sambang Kampung- Budaya dan adat istiadat masyarakat dari nenek moyangnya sulit untuk dilupakan. Kebiasaan turun temurun ini terus dipercaya sebagai

Budaya

KM. Sambang Kampung
Oleh KM. Sambang Kampung
20 Agustus, 2015 19:38:45
Budaya
Komentar: 0
Dibaca: 51556 Kali

KM Sambang Kampung- Budaya dan adat istiadat masyarakat dari nenek moyangnya sulit untuk dilupakan. Kebiasaan turun temurun ini terus dipercaya sebagai bentuk persembahan kepada sang pencipta atau kepada hal-hal yang dianggap gaib. Setiap mengawali sebuah pekerjaan besar masyarakat percaya bahwa kehidupan didunia ini bukan hanya manusia akan tetapi ada mahluk-mahluk lain disekitarnya sehingga manusia berhak untuk berbagi dan bertoleransi terhadap mahluk-mahluk lain itu.

Salah satu kepercayaan masyarakat Mudung barat Desa Anggaraksa yang masih melekat adalah manakala mengawali membangun rumah maka harus di pasang “Ancak” sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berbagi dengan mahluk-mahluk lainnya. “Ancak” dibuat dengan bambu yang sudah di anyam kemudian dibuatkan tiang dengan sebatang bambu kecil. Didalam “ancak” akan diisi dengan berbagai macam makanan seperti wajik, poteng (tape), tikel,  kecambah, nasi, ayam bakar dan berbagaimacam makanan lainnya semuanya dibungkus dengan daun pisang.

Menurut Amaq Syukur salah seorang warga yang akan memulai pembangunan rumah untuk anaknya ini mengatakan bahwa “ancak ini dibuat sebagai bentuk rasa syukur kita terhadap Sang Pencipta dan merupakan persembahan kita kepada seluruh isi bumi ini baik yang terlihat maupun yang tidak terlihat. Dengan “adanya Ancak” ini ada rasa saling memberi sehingga kita berharap tidak ada yang saling menggagu antara mahluk yang satu dengan yang lainnya.

Kepercayaan ini memang sudah turun temurun dilakukan dalam hal apa saja rasa syukur itu menjadi hal yang utama, kelebihan rizki yang diberikan oleh Sang Pencipta harus dibagi dengan yang lainnya, itulah cara kita untuk dapat menyeimbangkan kehidupan ini hanya dengan saling member kata kakak lima orang anak ini sambil tersenyum.

 

Baca Juga :


Setelah pemasangan “ancak” ini maka barulah masyarakat berbondong-bondong untuk membantu menggali dan membuat pondasi rumah. Setelah pondasi selesai dibuat maka pekerjaan selanjutnya dilakukan oleh tukang sampai selesai nanti. Setelah rumah selesai dibangun makan akan dilakukan selamatan lagi tentu juga dengan memasang “Ancak”. Namun yang diutamakan adalah doa-doa untuk keselamatan. “ Ancak” adalah haya sebuah symbol berbagi sebagai bentuk ungkapan rasa syukur. Bukan untuk menyekutukan Tuhan. (Uyik) -05



 
KM. Sambang Kampung

KM. Sambang Kampung

Bercita-cita membangun Agro Mart HP. 081917979038 Anggota Kampng Media Sambang Kampung : 1. MASYHURI, SE.MM. 2. SALMAN ALFARISI. SE.MM. 3.ZUHROTUL AINI, AMd. KL. 4. M. HUSNUL FIKRI, ST. 5. NADIA PUJI LESTARI

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan