logoblog

Cari

Ziarah Kubur Tradisi di Hari Raya

Ziarah Kubur Tradisi di Hari Raya

KM Gempar, Ziarah Kubur Merupakan sebuah kebiasaan masyarakat saat bulan Ramadhan ataupun Idul Fithri. Masyarakat Beramai ramai ziarah kubur seolah-olah hal

Budaya

KM. Gempar
Oleh KM. Gempar
19 Juli, 2015 19:20:20
Budaya
Komentar: 0
Dibaca: 39998 Kali

KM Gempar, Ziarah Kubur Merupakan sebuah kebiasaan masyarakat saat bulan Ramadhan ataupun Idul Fithri. Masyarakat Beramai ramai ziarah kubur seolah-olah hal utama yang dilakukan dihari Raya. padahal, pada hakikatnya ziarah kubur bisa dilakukan kapan saja, karena inti dari ziarah kubur adalah untuk mengingat mati agar setiap manusia mempersiapkan bekal Akherat kelak dengan melakukan hal hal yang diperintahkan Allah serta Menjauhi larangannya.

Dihari Raya, Masyarakat beramai ramai ke kuburan untuk mendo'akan agar yang telah meninggal dunia mendapat tempat yang layak di Sisi-Nya. namun ada kejanggalan ketika ziarah kubur yaitu membasuh muka serta mengharapkan berkah dari orang yang sudah meninggal bahkan kegiatan tersebut sudah menjadi tradisi di kalangan masyarakat. hal ini tentu mengundang berbagai tanggapan, baik dari pemuka Agama maupun pemuka Adat.

Tentu kita tahu bahwa dalam islam meminta kepada selain Allah adalah perbuatan syirik yang dosanya tidak akan diampuni bila terbawa mati dan belum bertaubat. Termasuk kebiasaan mereka mengkeramatkan kuburan serta melakukan berbagai ritual lainnya yang hukumnya haram.

Jika tujuan orang orang ziarah kubur untuk meminta berkah maka tradisi dan budaya seperti ini sepatutnya dihilangkan. ada berbagai opsi yang timbul bahwa Budaya dan Agama tidak bisa disatukan. namun jika tradisi atau budaya ziarah kubur untuk meminta berkah tentu tergolong kedalam budaya yang menyesatkan.

salah satu hadist Rasulullah yang diriwayatkan oleh Imam Muslim tentang ziarah kubur yang artinya ”Sesungguhnya aku pernah melarang kalian untuk menziarahi kubur (meminta kepada selain Allah), maka (sekarang) ziarahilah kuburan Sebab ziarah kubur itu akan mengingatkan pada hari akhirat.”

 

Baca Juga :


Dari hadist diatas menjelaskan tentang larangan jika kita berziarah kubur. sebagai umat muslim tentunya kita sadar jika kita terus membudayakan ziarah kubur untuk meminta berkah maka ziarah kubur tersebut sudah dikatakan sebagai perbuatan syirik.

Semoga masyarakat bisa memahami pengertian ziarah kubur yang sebenarnya. dan semoga dihari Nan Fitri atau hari kemenangan umat muslim yang kembali kepada kesucian seperti kertas putih agar tidak lagi mengotorinya dengan tinta dosa yang tanpa sadar telah dijadikan budaya atau tradisi yang terus menerus dilakukan. (Ryan Muammar) - 05



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan