logoblog

Cari

Tutup Iklan

Sinopsis Tari Tandang Mendet Desa Sembahulun

Sinopsis Tari Tandang Mendet Desa Sembahulun

Tari Tandang Mendet berdiri pada tahun 1428 sesuai dengan berdirinya Desa Sembahulun yang didirikan oleh Nek Kertanegara selaku Prabekel(Pimpinan Adat Sembahulun) 

Budaya

KM. Sajang Bawak Nao
Oleh KM. Sajang Bawak Nao
18 Desember, 2014 22:54:41
Budaya
Komentar: 1
Dibaca: 32837 Kali

Tari Tandang Mendet berdiri pada tahun 1428 sesuai dengan berdirinya Desa Sembahulun yang didirikan oleh Nek Kertanegara selaku Prabekel(Pimpinan Adat Sembahulun)  sebagai peringatan dan rasa syukur atas keberhasilan yang diperoleh.Tari Tandang Mendet berasal dari kata “Mendet” yang artinya kegembiraan atau keberhasilan penduduk Desa Sembahulun dalam memperjuangkan dan mempertahankan bibit padi merah dari berbagai macam hama tanaman dan peperangan melawan jin – jin jahat.Dengan keberhasilan memenangkan beberapa peperangan tersebut maka diciptakanlah sebuah tari kegembiraan oleh Nek Kertanegara yang bertempat dirumah Adat Berugak Reban Bande Desa Sembalun Bumbung di tempat pelaksanaan upacara adat Ngayu – Ayu.Tari Tandang Mendet terdiri dari 7 penari tombak,satu orang  pembawa tulup dan satu orang pembawa tameng dan pedang  berarti jumlah personil penari tandang mendet adalah Sembilan orang atau bisa juga 9 orang pembawa tombak sehingga jumlah penarinya menjadi sebelas orang.

Sedangkan  penari pembawa tameng menggambarkan seorang pimpinan atau panglima perang dan pembawa tulup menggambarkan seorang patih dari pemimpin perang.Sedangkan penari pembawa tombak lainnya merupakan prajurit perang . Tarian ini diiringi oleh music tradisional yaitu:

a.  Tembang Pangkureong:“Pangku”r berarti tembang pahlawan dan” Reong” berarti langkah singa yang melambangkan keberanian prajurit.

b.  tembang Pengrum –Rum artinya melambangkan hubungan manusia dengan lingkungan dan Alam sekitarnya,manusia dengan manusia dan hubungan manusia dengan penciptanya atau Tuhan Yang Maha Esa.

c.  Gendang Beleq

Gerakan tari tandang mendet dibagi menjadi 2 jenis gerak tari antara lain:

a.  Tari Penembung maksudnya melepas doa – doa / mantra – mantra untuk memperingati mahluk – mahluk yang ada di lingkungan tanah Sembahulun

b.  Tari Tombak yang dimainka oleh prajuritnya

Makna – makna gerakan pada tari tandang mendet :

1.  pembawa tameng keluar lebih dahulu dan memainkan tameang dan pedang yang dibawanya,yang mengandung makna :

a.  bahwa Bumi Sembahulun belum ada penduduknya

b.  Ayunan pedang keatas lurus mengandung makna bawa tuhan yang maha esa

c.  Ayunan pedang ke bawah (kebumi) mengandung makna bahwa manusia berasal dari tanah dan akan kembali kepada tanah

2.  Pembawa tulup melambangkan ketatnya pengawalan terhadap pimpinan dalam mempertahankan alam dan linagkungannya

3.  Gerakan tari secara kolektif bisa dibagi menjadi beberapa gerakan antara lain:

a.  Gerakan segitiga dari pembawa tombak melambangkan tujuh pasang suami istri yang hidup pada waktu itu yang bertempat tinggal di Desa Belek Sembahulun.

b.  Gerakan baris dua lurus berbanjar melambangkan keselamatan duni dan akhirat

c.  Baris satu lurus di depan dan baris sati lurus di belakang melembangkan bahwa dari zaman dahulu hingga zaman kapanpun bahwa pulau Lombok itu tetap lurus,polos dan jujur(Lombok Buaq)

d.  Gerakan kerucut melambangkan bahwa Gunung Rinjani adalah sumber mata air sepulau Lombok dan melambangkan bahwa kehidupan manusia itu ada di tiga alam yaitu alam kandungan, alam dunia dan alam akhirat.

e.  Langkah silang melambangkan bahwa kesatuan dan persatuan perajurit dalam mempertahankan keamanan dan kemakmuran masyarakat.

f.   Gerakan satu baris lurus memanjang melambangkan bahwa pulau Lombok adalah bumi yang masyarakatnya polos ,lurus  dan jujur dalam menjalankan Syariat Agama Islam.

g.  Erakan bundar melambangkan kesatuan persatuan semua pihak ,kedamaian ,kesabaran,satu tujuan,satu keyakinan yaitu percaya kepada tuhan yang maha esa.sedangkan gerakan pembawa tameng mengelilingi prajurit di saat barisan bundar maksudnya melambangkan kegigihan pimpinan dalam melindungi dan menganyomi masyarakatnya serta lingkungannya.

Tari Tandang Mendet ini di pentaskan setiap tiga tahun sekali pada pelaksanaan Ritual Adat Upacara Ngayu – Ayu dan dipakai untuk penyambutan tamu – tamu dari unsur pemerintah dan di pakai juga pada penyambutan hari – hari besar.Perlu dicatat dan digaris bawahi disini adalah bahwa dalam penyambutan tamu maupun penyambutan hari – hari besar personil penari bisa ditambah menurut kebutuhan , sedangkan pada acara ritual Ngayu – Ayu tidak boleh ditambah atau di kurangi sesuai dengan ritual adat.

 

Baca Juga :


2.PENGURUS SANGGAR SENI TARI TANDANG MENDET DESA SEMBAHULUN

pelindung /penasehat  :

  1. Camat sembalun
  2. Seluruh kepala desa sekecamatan sembalun
  3. Krama adat kecamatan sembalun

Ketua                             :H.Purnipa

Wakil ketua                   :Sinarto SIP,

Sekretaris                      : Santeriadi

Wakil sekretaris                        : M.Zahidi

Bendahara                     :H.ABD.Karim

Anggota                                     :    Semua penari Tandang Mendet dan penabuh Gendang Beleq

III.PENUTUP / HARAPAN

Tari Tandang Mendet merupakan salah satu tari tradisional Lombok yang perlu mendapat perhatian dari semua pihak termasuk pemerintah ,supaya tidak diambil / dijiplak oleh orang lain.Untuk itu kami selaku pengurus sanggar seni Tari Tandang Mendet Desa Sembahulun memohon  hak cipta (HAKKI) dari pemerintah.

SUTRUKTUR LEMBAGA KRAMA ADAT DESA SEMBAHULUN  LOMBOK TIMUR – NTB

Pelindung Penasehat :

  1. Bupati Lombok Timur
  2. Bup Par Lombok Timur
  3. Majelis Adat Sasak (MAS )

Ketua krama adat :

H.Purnipa           ( Ketua Umum )

Ketua :

  1. Pe Deni
  2. H. M. Kartip,SH
  3. Drs. Darmatip
  4. Ust.ABD.Rahman
  5. Pe Indrajati
  6. A.Dar

Sekretaris krama adat  :

  1. Sinarto SIP,
  2. M.Zahidi

Bendahara krama adat  :

  1. H.ABD.Karim
  2. H. Sinarma,

Anggota -  anggota  :

  1. H.ABD.Rau’f (penguhulu adat)
  2. H.Badaruddin ( kyai adat)
  3. H.M.Tahir  (kyai adat)
  4. H. Mariani (kyai adat)
  5. H.Kamaruddin ( kyai adat)
  6. H.Saenti ( kyai adat)
  7. H.Anippudin (kyai adat)
  8. A.Hal (kyai adat)
  9. A.Aripin ( kyai adat )
  10. A.Misdi (pemangku adat )
  11. H.Jumirah (pemangku adat)
  12. A.Darminim ( pemangku adat )
  13. A.Halil (pemangku adat )
  14. A. Uspa ( pemangku adat )
  15. H.Lispa (pemangku adat )
  16. Pe Mardisah ( Pekasih )
  17. H.Sapii (pemangku adat )
  18. A.Misnadi ( pemangku adat )
  19. A.Santri  (pende besi)
  20. A. Ruhmi  ( pande besi )
  21. A. Tenti ( pemangku adat )
  22. A. Juarma ( pemangku adat )
  23. A. Senip ( pemangku adat )
  24. A.Rusmaeli (kadus )
  25. A. Jen ( kadus)
  26. A.Pia (kadus)
  27. H.Kudus ( kadus)
  28. H. Risnun
  29. Diralam BA
  30. L. Maruhun
  31. A. Yul
  32. A. Kepayatul
  33. A. Jun
  34. A. Hunjati
  35. A. Mur

Pemuda Adat

  1. Tirta Jelmi
  2. Zenoz Zumala
  3. A. Epa
  4. A. Niun
  5. Roya Lita

_BY_ Hajrul Azmi ( Azmi Bolang Rinjani ) - 05



 
KM. Sajang Bawak Nao

KM. Sajang Bawak Nao

Nama: Hajrul Azmi TTL : Bawak Nao, 12 Desember 1991 Alamat: Bawak Nao Desa Sajang Kecamatan Sembalun Pekerjaan : Swasta Tempat Kerja: SMK NW Kokok Putik No HP. 083129302602 087763391798

Artikel Terkait

1 KOMENTAR

  1. KM. Sukamulia

    KM. Sukamulia

    18 Desember, 2014

    Ah,,,curang ne... ite jak sik tukang poto ga dimiluang di gambarnya..


 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan