logoblog

Cari

"Praja" Hilangkan Rasa Takut

KM. Sambang Kampung- bagi masyarakat Lombok yang akan melaksanakan acara hitanan biasanya melaksanakan kegiatan yaitu “Praja” dimana anak yang akan dihitan

Budaya

KM. Sambang Kampung
Oleh KM. Sambang Kampung
06 Oktober, 2014 21:48:53
Budaya
Komentar: 2
Dibaca: 9233 Kali

KM. Sambang Kampung- bagi masyarakat Lombok yang akan melaksanakan acara hitanan biasanya melaksanakan kegiatan yaitu “Praja” dimana anak yang akan dihitan dipikul dan diarak keliling kampung dengan menggunakan kuda kelana diiringi dengan musik tradisional gendang beleq. Setelah diadakan arak-arakan anak yang akan dihitan akan dihibur terlebih dahulu dengan berbagai macam makanan dan hadiah lainnya.

“Praja”memang salah satu cara yang unik dilakukan untuk menghilangkan rasa takut pada anak saat akan dihitan karena anak akan terasa senang dan asik dihibur. Setelah tiba saatnya disunat si anak di gendong dengan sangat manja setelah itu ditidurkan pada suatu tempat dan mulailah dihitan oleh petugas dari Puskesmas. Pada saat hitanan dilaksanakan doa-doa dan sholawat dikumandangkan sehingga tangis anak yang dihitanpun lenyap oleh suara doa  yang menggema.

Inilah salah satu cara masyarakat sejak dahulu untuk melaksanakan menghilangkan rasa takut dan meringankan rasa sakit pada anak. Hiburan Praja mampu membuat anak merasa senang dan bangga sebelum melaksanakan acara hitanan. Menurut kadus Mudung Barat Hanan mengatakan bahwa masyarakat yang akan melaksanakan hitanan sering menggunakan Praja untuk memberikan semangat pada anak. (uyik) - 01

 

Baca Juga :




 
KM. Sambang Kampung

KM. Sambang Kampung

Bercita-cita membangun Agro Mart HP. 081917979038 Anggota Kampng Media Sambang Kampung : 1. MASYHURI, SE.MM. 2. SALMAN ALFARISI. SE.MM. 3.ZUHROTUL AINI, AMd. KL. 4. M. HUSNUL FIKRI, ST. 5. NADIA PUJI LESTARI

Artikel Terkait

2 KOMENTAR

  1. KM. Serambi Brangrea

    KM. Serambi Brangrea

    07 Oktober, 2014

    praja di Lombok merupakan salah satu rentetan prosesi khitan, di sumbawa lain lagi,,,,,,sebelum dikhitan anak akan di "odak" (lulur dengan aneka jenis akar-akaran dan kulit pohon tertentu) dengan iringi alunan gong Genang setelah itu paginya akan dimandikan dengan air bunga tujuh rupa. hal ini juga dimaksudkan untuk memberikan kekuatan mental si anak serta membersihkan jiwanya sebagai rangakaian prosesi pensucian (khitan)


  • KM. Mesra Seteluk

    KM. Mesra Seteluk

    07 Oktober, 2014

    kalo di sumbawa, si anak yang kan dikhitan di "odak" alias dilulur seperti pengantin...


  •  
     

    TULIS KOMENTAR

    Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
     
    Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
     
    Tutup Iklan