logoblog

Cari

pengaruh negatif Petasan pada Generasi Muda

pengaruh negatif Petasan pada Generasi Muda

Dompu, 30 Juni 2014, sudah menjadi Tradisi anak-anak Zaman sekarang berbagai macam aktifitas untuk mengekspresikan diri dilakukan diamanapun dan kapanpun tidak

Budaya

muhamad said
Oleh muhamad said
30 Juni, 2014 10:13:43
Budaya
Komentar: 1
Dibaca: 30608 Kali

Dompu, 30 Juni 2014, sudah menjadi Tradisi anak-anak Zaman sekarang berbagai macam aktifitas untuk mengekspresikan diri dilakukan diamanapun dan kapanpun tidak terkecuali pada bulan yang penuh berkah ini bulan Suci Ramadhan, setelah shalat Subuh anak-anak berkumpul di jalan raya sambil memegang petasan dan saling melempar ke satu sama lain sehingga kederangannya kayak di medan peperangan, anak-anak inikah yang kita harapkan untuk menjadi penerus bangsa ke depannya? Apa yang akan bisa mereka lakukan untuk kedepannya kalau tradisi ini tetap berlanjut? siapakah yang bertanggungjawab atas keberhasilan mereka ke depanya dan dampak dari apa yang mereka lakukan saat ini? Kalau sudah begini pertanyaan demi pertanyaan akan muncul pertanyaan ini tidak perlu kita jawab melainkan kita harus bertindak untuk merubah ke hal-hal yang lebih baik lagi.

Bangsa ini membutuhkan generasi-gerasi gemilang yang mampu membawa diri dan Bangsa menjadi bangsa yang diakui oleh dunia baik dari segi intelektual maupun akhlak dan moral semua itu tidak akan terlaksana tanpa usaha dari semua pihak. Apabila kita mampu merubah kebiasaan-kebiasaan negatif anak-anak maka sudah dipastikan Generasi Bangsa ini akan mampu membawa bangsa ke level yang lebih tinggi lagi, bangsa lain mampu melakukan yang terbaik kita kita tidak bisa melakukannya karena kita di dukung oleh banyak Sumber Daya yang melimpah.

Petasan sudah merambah kemana-mana dan tidak ada pihak yang melarang dalam penyebarannya, anak-anak diberi kebebasan memdapatkan petasan untuk dijadikan suatu kebiasaan padahal kalau kita mau mengajarkan anak-anak untuk mengaji tentu lebih baik dari hanya sekedar main-main yang tidak bermanfaat dan mengganggu kenyamanan tempat umum. Adakah pihak yang mampu bertindak untuk merubah kebiasaan-kebiasaan tidak baik ini menjadi kebiasaan yang mendidik?.

Mari kitasama-sama mendidik anak-anak dan generasi Muda untuk kemajuan Daerah dan Bangsa kita. [] - 05

 

Baca Juga :


 



 

Artikel Terkait

1 KOMENTAR

  1. KM Kaula

    KM Kaula

    30 Juni, 2014

    Kalaupun kita cegah dan berantas anak-anak bermain petasan, tingkat keberhasilannya sangat rendah, bukan berarti pesimis. Cuma coba dibayangkan !, kita selalu bicara bagaimana anak-anak kita tidak main petasan tapi penjual dengan bebas dan tenang berjualan dipinggir-pinggir jalan. Jadi kalau kita ingin generasi muda ini tidak main petasan, maka harus diberantas dari akar-akarnya, mulai dari yang buat, yang jual baru ke yang beli dan pakai. Bagaimanapun mereka mau main petasan, kalau petasannya tidak ada dijual............?


 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan