logoblog

Cari

ISLAM DAN SEMANGAT BERKARYA

ISLAM DAN SEMANGAT BERKARYA

Seluruh agama dapat dikatakan sangat menekankan sikap disiplin, prestasi, dan jiwa karsa setiap penganutnya. Bahkan, sikap disiplin, misalnya, menjadi bagian integral

Budaya

KM. Sukamulia
Oleh KM. Sukamulia
03 Mei, 2014 22:29:58
Budaya
Komentar: 1
Dibaca: 30728 Kali

Seluruh agama dapat dikatakan sangat menekankan sikap disiplin, prestasi, dan jiwa karsa setiap penganutnya. Bahkan, sikap disiplin, misalnya, menjadi bagian integral dari keabsahaan ibadah-ibadah keagamaan yang pada gilirannya merupakan pilar dari agama itu sendiri. Dengan kata lain, tanpa pemenuhan disiplin yang telah ditetapkan dan hukum-hukum agama, maka ibadah yang dikerjakan setiap pemeluk agama menjadi tidak sah bahkan sia-sia. Dalam Islam, masalah disiplin, etos kerja, motivasi, dan prestasi menduduki peranan yang sangat penting.

Sebagaimana dikemukakan di atas, disiplin sangat di tekankan dalam ajaran Islam. Dapat dikatakan bahwa Islam adalah agama disiplin. Hampir seluruh ibadah dalam ajaran Islam mengandung unsur pengajaran dan latihan disiplin. Begitu juga dengan disiplin spiritual yang mendidik dan melatih batin (innerself) merupakan salah satu inti dari Islam. Disiplin ruhani ini membebaskan manusia dari penghambaan kepada dirinya sendiri yang bersumber dari hawa nafsu yang cenderung tidak terkendalikan terhadap godaan kehidupan manusia. Sebaliknya, ia menamakan dalam dirinya hasrat dan cinta hanya kepada Tuhannya. Sebagaimana firman Alloh SWT dalam al-Quran [6]: 162, “Katakanlah: Sesungguhnya shalatku, ibadahku, dan matiku hanya untuk Alloh Tuhan semesta alam”.

Selanjutnya adalah disiplin moral. Konsep Islam tentang moralitas berdasarkan pada konsep tauhid. Dalam konsepsi dan ajaran tauhid, Alloh Yang Maha Tunggal adalah Pencipta, Tuhan sekalian alam. Tuhan adalah sumber sekaligus tujuan kehidupan karena prinsip moral Islam berdasarkan pada wahyu Alloh, maka mereka bersifat permanen. Oleh karena itu, Islam memilikik standar moralitas dengan karekternya yang khas. Islam tidak hanya mengajarkan ukuran moral, tetapi juga memberikan kesempatan kepada potensi yang dimiliki manusia untuk menentukan mana yang baik dan mana yang buruk. Potensi yang dimiliki manusia, yang dapat membantunya dalam memahami dan membenarkan norma dan moral Islam yang bersumbar dari wahyu Alloh itu termasuk akal dan kalbu (pikiran dan hati nurani).

Islam juga memberikan perhatian dan penekanan yang kuat kepada etos kerja (work ethics). Bahkan, dapat dikatakan Islam adalah agama yang menjunjung tinggi semangat bekerja keras. Dalam Islam setiap manusia diberikan kebebasan berusaha dan bekerja untuk kepentingan hidupnya dengan sebaik-baiknya. “Bekerjalah Untuk Urusan Dunia Mu Seolah-olah Kamu Akan Hidup Selamanya dan Bekerjalah Untuk Urusan Ahirat Mu Seolah-olah Engkau Akan Mati Esok Hari”. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa disamping menekankan hak dan kebebasan individu, Islam juga sangat menjunjung tinggi semangat berkarya. Inilah kelebihan nilai-nilai yang terkandung dalam ajaran Islam.

Oleh sebab itu, marilah kita senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai islam dalam kehidupan kita. Budayakanlah kerja keras dan jangan bermalas-malasan. Masih banyak hal yang dapat kita lakukan untuk membangun bangsa dan agama yang kita cintai. Sesungguhnya Allah telah memberikan kita akal dan pikiran sebagai bekal kita hidup di dunia demi mencapai kebahagiaan dunia dan ahirat. Gunakanlah karunia Allah itu dengan sebaik-baik mungkin. Gunakan kemampuan yang kita miliki untuk berkreasi dan berinovasi demi kemaslahatan diri sendiri dan lebih-lebih untuk orang banyak.

 

Baca Juga :


        MARI KITA RENUNGKAN KATA-KATA BIJAK BERIKUT

  1. Kadang masalah adalah sahabat terbaikmu. Mereka buatmu jadi lebih kuat, dan buatmu menempatkan Tuhan di sisimu yang paling dekat.
  2. Sadarilah, mengeluh tidak menyelesaikan apapun. Mengeluh hanya akan menambah beban dihati. Berhentilah mengeluh, segera bertindak!
  3. Jangan nilai orang dari masa lalunya karena kita semua sudah tidak hidup di sana. Semua orang bisa berubah, biarkan mereka membuktikannya.
  4. Orang yang bisa mengendalikan emosinya adalah pemenang hidup sejati.
  5. Jangan menyerang orang karena iri dan dengki agar relasi dan rejeki terus bersemi dalam hidup ini.                                                                                              

_ASRI ASA_ [] - 01



 
KM. Sukamulia

KM. Sukamulia

Nama : Asri, S. Pd TTL : Sukamulia, 02 Januari 1985 Jenis Kelamin: Laki-laki Agama : Islam Pekerjaan : Swasta Alamat, Dusun Sukamulia Desa Pohgading Timur Kec. Pringgabaya No HP : 082340048776 Aku Menulis Sebagai Bukti Bahwa Aku Pernah Ada di Dunia

Artikel Terkait

1 KOMENTAR

  1. Kampung Media

    Kampung Media

    04 Mei, 2014

    Sebaiknya dalam penulisan judul jangan menggunakan HURUF KAPITAL. Gunakan HURUF KAPITAL hanya diawal kata. terimakasih dan salam dari kampung


 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan